Surya (46), pemilah sampah yang terpilih sebagai Kepala Desa Mekarwangi, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, mendapat pesan khusus dari Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi atau KDM.
Surya mengatakan dirinya sempat bertemu KDM setelah terpilih menjadi kepala desa. Dalam pertemuan tersebut, KDM mengucapkan selamat sekaligus berpesan agar Surya menjalankan amanah sebagai kepala desa dengan baik.
“Saya sempat bertemu dengan KDM. Beliau mengucapkan selamat atas terpilihnya saya sebagai kepala desa dan berpesan agar saya menjalankan amanah dengan baik,” kata Surya dikutip Bekasiguide.com, Jumat 25 September 2026.
Selain memberikan pesan terkait kepemimpinan, KDM juga mendorong Surya untuk mengembangkan program pengolahan sampah di Desa Mekarwangi.
Menurut Surya, KDM meminta dirinya membuat pupuk kompos. Program tersebut nantinya akan diarahkan dan mendapat dukungan, termasuk dalam hal pemasaran hasil pengolahannya.
“KDM memberikan program karena beliau tidak suka melihat banyak sampah dan lingkungan yang gersang. Saya diminta membuat pupuk kompos. Nantinya akan diarahkan dan dibantu, termasuk dalam hal pemasaran,” ujar Surya.
Surya menyambut baik program tersebut dan berencana mengembangkannya di Desa Mekarwangi. Ia juga akan mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap pengelolaan sampah agar tidak dibuang sembarangan.
“Pak Camat juga mendukung program tersebut dan nanti akan saya lakukan,” jelasnya.
Selama ini, Surya sendiri telah bertahun-tahun menekuni usaha memilah sampah. Sampah yang diperoleh dari salah satu perusahaan dipilah di gudang untuk kemudian dijual kembali sehingga memiliki nilai ekonomi.
Surya mengatakan pekerjaan tersebut tetap akan dijalankannya meski telah terpilih menjadi kepala desa. Ia menyebut usaha memilah sampah merupakan pekerjaan yang selama ini menjadi sumber penghidupan keluarganya.
“Dari sampah, sampah itu tidak akan saya tinggal, tetap akan saya jalankan,” kata Surya.
Kini, selain mempertahankan usaha tersebut, Surya berencana membawa pengalaman mengelola sampah ke tingkat desa melalui program kompos dan pengelolaan lingkungan yang melibatkan masyarakat.
