Peristiwa

Jenazah Pria 30 Tahun Ditemukan di Kalimalang, Identitas Masih Misterius 

Petugas INAFIS dan relawan berada di lokasi penemuan jenazah pria di aliran Kalimalang, Jatimulya, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Selasa 1 September 2026. Polisi masih melakukan proses identifikasi terhadap korban.

Sesosok jenazah pria ditemukan di aliran Kalimalang, Jatimulya, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi pada Selasa 1 September 2026. Hingga kini, identitas korban masih belum diketahui.

Relawan Bekasi Raya, Hasbi, mengatakan penemuan jenazah tersebut bermula dari laporan seorang saksi yang melihat adanya tubuh pria di aliran Kalimalang.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

“Awalnya dari laporan saksi. Saat melihat, warga kemudian berupaya menyingkirkan korban dari kali. Laporan masuk ke kami sekitar pukul 08.10 WIB. Setelah itu kami langsung ke TKP untuk memastikan korban tersebut,” ujar Hasbi dikutip Bekasiguide.com, Selasa 1 September 2026.

Menurutnya, korban diketahui berjenis kelamin laki-laki dengan perkiraan usia sekitar 30 tahun. Saat ditemukan, korban mengenakan pakaian berwarna hitam dan celana pendek. Namun, belum diketahui apakah korban merupakan warga sekitar lokasi atau bukan.

“Masih muda, umurnya kurang lebih 30 tahun. Kemungkinan bukan warga sekitar,” katanya.

Hasbi menyebut kondisi fisik korban mengindikasikan bahwa jenazah kemungkinan telah berada di dalam air selama sekitar dua hari. Kendati demikian, pihaknya belum dapat memastikan kondisi maupun penyebab kematian korban.

“Untuk luka sementara kami belum tahu, karena dari pihak kepolisian yang sedang melakukan identifikasi,” ucapnya.

Saat ini, proses identifikasi dan pemeriksaan terhadap jenazah masih dilakukan oleh pihak kepolisian untuk mengetahui identitas korban serta penyebab kematiannya.

Peristiwa

“Kami telah meminta keterangan para pihak dan menelusuri informasi yang diperoleh. Setiap fakta kami periksa secara objektif, termasuk pengakuan yang bersangkutan mengenai bagaimana kucing itu terlepas, sehingga penanganannya didasarkan pada keterangan yang dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Verdika dikutip Bekasiguide.com, Sabtu 17 Oktober 2026.

Peristiwa

“Tim SAR gabungan melakukan pencarian dengan membagi personel menjadi tiga SRU. SRU pertama menggunakan perahu karet dan SRU kedua menggunakan perahu rafting, masing-masing melakukan penyisiran sejauh 200 meter dari lokasi kejadian. Sementara itu, SRU ketiga melakukan pencarian secara visual melalui jalur darat dengan area penyisiran hingga satu kilometer dari titik lokasi kejadian,” ujar Bobby dikutip Bekasiguide.com, Jumat 16 Oktober 2026.

Peristiwa

“Dalam kejadian tersebut, AZ diduga menodongkan pistol jenis airgun kepada korban sambil berkata, “Serahin handphonenya.”pelaku kemudian melepaskan satu kali tembakan ke arah atas sebelum meninggalkan tempat kejadian perkara (TKP). Korban sempat mengejar para pelaku sambil berteriak meminta pertolongan,” jelas Kapolres dikutip Bekasiguide.com, Kamis 15 Oktober 2026.

Peristiwa

“PUSPAGA Kota Bekasi memiliki komitmen yang kuat dalam perlindungan korban dan saksi. Kami sebenarnya sudah menyiapkan skema pencegahan dini, baik terkait kebutuhan psikologis maupun perlindungan hukum,” kata Resa dikutip Bekasiguide.com, Kamis 15 Oktober 2026.

Exit mobile version