S (70), lansia yang tewas dalam kebakaran rumah di Jalan Perjuangan, Marga Mulya, Bekasi Utara, Kota Bekasi dikenal warga sebagai sosok yang ramah dan masih aktif beraktivitas sebelum musibah terjadi.
Salah seorang tetangga korban, I Wayan Widjaya, mengatakan korban masih kerap berjalan-jalan di lingkungan tempat tinggalnya dan menyapa warga sekitar.
“Masih sering jalan. Ketemu saya di perumahan, ngobrol,” ujar I Wayan dikutip Bekasiguide.com, Kamis 23 Juli 2026.
Menurutnya, kondisi kesehatan korban mulai menurun sekitar tiga hari terakhir sebelum kebakaran. Meski demikian, korban tetap berada di rumah seorang diri.
Saat api berkobar, korban diduga sempat berusaha menyelamatkan diri dengan keluar dari kamar menuju teras depan. Namun, upaya tersebut tidak berhasil.
“Kayaknya dia mau melarikan diri. Mungkin pas keluar tersandung, akhirnya tidak sempat menyelamatkan diri,” katanya.
I Wayan juga mengaku melihat kobaran api membesar dengan cepat. Asap hitam pekat bahkan membumbung tinggi hingga seolah menutupi cahaya matahari.
“Api sempat besar sekali. Asapnya tebal sampai seperti menutupi matahari,” ungkapnya.
Kebakaran diduga dipicu oleh obat nyamuk bakar yang biasa digunakan korban. Petugas mengerahkan tiga unit mobil pemadam dan satu unit tim rescue untuk memadamkan api. Setelah sekitar satu setengah jam, api berhasil dipadamkan tanpa merambat ke bangunan di sekitarnya.
