Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Berita

BPJS Ketenagakerjaan Ajak Perusahaan Sisihkan CSR untuk Lindungi Pekerja Rentan di Kota Bekasi 

×

BPJS Ketenagakerjaan Ajak Perusahaan Sisihkan CSR untuk Lindungi Pekerja Rentan di Kota Bekasi 

Sebarkan artikel ini
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kota Bekasi, Fauzan, mengajak perusahaan di Kota Bekasi menyisihkan sebagian dana Corporate Social Responsibility (CSR) untuk memberikan perlindungan jaminan sosial kepada pekerja rentan di sekitar lingkungan perusahaan. Langkah tersebut diharapkan dapat memperluas cakupan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan bagi pekerja informal yang masih belum terlindungi.

BPJS Ketenagakerjaan Kota Bekasi mengajak perusahaan untuk menyisihkan sebagian dana Corporate Social Responsibility (CSR) guna memberikan perlindungan jaminan sosial bagi pekerja rentan di sekitar lingkungan perusahaan. Langkah tersebut dilakukan untuk memperluas cakupan perlindungan bagi pekerja informal yang hingga kini masih belum sepenuhnya terlindungi.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kota Bekasi, Fauzan, mengatakan ajakan tersebut merupakan bagian dari Program SIGAP (Siap Jaga Pekerja Informal). Melalui program itu, perusahaan didorong berperan aktif membangun jaring pengaman sosial dengan mendaftarkan pekerja informal di sekitar wilayah operasionalnya menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan melalui dana CSR.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

“Harapannya setiap perusahaan memperkuat jaring pengaman sosial di sekitar perusahaannya. Kenali pekerja mandiri atau pekerja informal di wilayah tersebut. Kalau belum terlindungi, didorong menjadi peserta. Kalau tidak mampu membayar iuran, bisa dibiayai melalui CSR perusahaan,” kata Fauzan dikutip Bekasiguide.com, Rabu 22 Juli 2026.

Menurut Fauzan, jumlah pekerja informal di Kota Bekasi diperkirakan mencapai sekitar 500 ribu orang. Namun, yang telah terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan baru sekitar 108 ribu orang atau sekitar 44 persen, sehingga masih terdapat kesenjangan perlindungan yang cukup besar.

Ia menambahkan, Pemerintah Kota Bekasi telah mengalokasikan anggaran untuk perlindungan 11.666 pekerja rentan melalui APBD. BPJS Ketenagakerjaan berharap langkah tersebut diikuti lebih banyak perusahaan melalui pemanfaatan dana CSR agar cakupan perlindungan semakin luas.

“Tahun lalu sekitar 40 badan usaha melalui CSR telah melindungi kurang lebih 8 ribu pekerja informal. Tahun ini bahkan ada satu perusahaan yang langsung memberikan perlindungan kepada 5 ribu pekerja rentan di sekitar perusahaannya. Harapannya semakin banyak badan usaha yang mengikuti langkah tersebut,” ujar Fauzan.

Selain menggandeng badan usaha, BPJS Ketenagakerjaan Kota Bekasi juga terus meningkatkan edukasi kepada masyarakat melalui Gerakan Sadar Jaminan Sosial yang melibatkan camat, lurah, RT/RW, hingga pengurus tempat ibadah. Upaya ini dilakukan untuk memperluas kepesertaan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.

Example 120x600
Berita

“Sebagai salah satu pusat industri dan manufaktur nasional, Cikarang memiliki peran strategis dalam pertumbuhan ekosistem kendaraan listrik. PLN UP3 Cikarang siap memastikan pasokan listrik yang andal serta kesiapan infrastruktur dan layanan kelistrikan untuk mendukung perkembangan ekosistem ini, baik dari sisi industri maupun masyarakat. Kami juga terus memperkuat koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan agar pertumbuhan kendaraan listrik dapat berjalan seiring dengan kesiapan sistem kelistrikan,” ujar Fanny dalam keterangan resminya dikutip bekasiguide.com, Sabtu 15 Agustus 2026.

Berita

“Semangat kemerdekaan mengajarkan kita tentang kepedulian, gotong royong, dan bagaimana menghadirkan kesempatan yang lebih baik bagi sesama. Melalui Light Up The Dream, kami ingin semangat tersebut diwujudkan secara nyata dengan membantu masyarakat memperoleh sambungan listrik yang aman dan mandiri. Semoga hadirnya listrik di kediaman Bapak Nirwan dapat membawa kenyamanan, membuka lebih banyak kesempatan, serta menjadi energi baru bagi keluarga untuk menatap masa depan dengan penuh harapan,” tutur Firman dikutip bekasiguide.com, Jumat 14 Agustus 2026.

Berita

“Pertumbuhan pelanggan bisnis dan industri menunjukkan aktivitas produktif di Jawa Barat terus berkembang. Bagi PLN, hal ini menjadi dorongan untuk terus memastikan kebutuhan listrik pelanggan dapat dipenuhi dengan layanan yang semakin mudah, cepat, dan andal sehingga kegiatan usaha dapat berjalan dan berkembang dengan baik,” ujar Joharifin dalam keterangan resminya dikutip bekasiguide.com, Kamis 13 Agustus 2026.

Berita

“Menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, kami memastikan seluruh personel pelayanan teknik, peralatan, serta sarana pendukung berada dalam kondisi siap. Kesiapsiagaan ini penting agar setiap potensi gangguan dapat ditangani dengan cepat dan tepat, sehingga masyarakat dapat melaksanakan berbagai kegiatan peringatan kemerdekaan dengan pasokan listrik yang aman dan andal,” ungkap Firman dikutip bekasiguide.com, Kamis 13 Agustus 2026.

Berita

“Listrik bukan sekadar menghadirkan penerangan, tetapi juga membuka kesempatan. Ketika listrik hadir di suatu wilayah, masyarakat memiliki akses yang lebih besar terhadap pendidikan, aktivitas ekonomi, layanan publik, hingga berbagai peluang yang dapat meningkatkan kualitas hidup. Karena itu, pemerataan akses listrik menjadi bagian penting dalam mendorong pembangunan yang lebih inklusif,” ujar Muhammad Joharifin dalam keterangan resminya dikutip bekasigude.com, Jumat 07 Agustus 2026.