Polres Metro Bekasi Kota menyebut tembakau sintetis masih menjadi jenis narkotika yang paling banyak ditemukan dalam berbagai pengungkapan kasus di wilayah Kota Bekasi. Peredaran barang haram tersebut dinilai menyasar kalangan remaja dan anak muda melalui jaringan pertemanan hingga media sosial.
Kasat Resnarkoba Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Untung Riswaji, mengatakan tembakau sintetis saat ini menjadi salah satu narkotika yang paling sering ditemukan dalam penanganan kasus narkoba di Kota Bekasi.
“Kalau narkotika sekarang memang banyak seperti tembakau sintetis. Itu yang sudah sering dikonsumsi oleh warga Bekasi, khususnya anak-anak,” kata Untung dikutip Bekasiguide.com, Rabu 24 Juni 2026.
Menurutnya, maraknya penggunaan tembakau sintetis harus menjadi perhatian serius para orang tua. Sebab, barang tersebut kerap disalahartikan sebagai tembakau biasa sehingga dianggap tidak berbahaya oleh sebagian remaja.
Karena itu, Untung mengimbau para orang tua untuk memperketat pengawasan terhadap pergaulan anak-anak mereka. Ia menilai lingkungan pertemanan menjadi salah satu faktor yang memengaruhi seseorang mengenal dan mencoba narkotika.
Selain melalui teman sebaya, akses terhadap narkotika juga diperoleh melalui media sosial seperti Instagram dan Facebook. Polisi terus melakukan pemantauan terhadap aktivitas digital yang diduga berkaitan dengan peredaran narkotika sekaligus mengembangkan kasus dari para pelaku yang berhasil diamankan.
“Kami terus melakukan profiling dan pengembangan untuk mengetahui sumber pasokan maupun jaringan yang berada di belakang para pelaku,” ujarnya.
Polres Metro Bekasi Kota juga mengajak masyarakat untuk aktif melaporkan aktivitas mencurigakan yang berkaitan dengan penyalahgunaan narkotika demi mencegah semakin luasnya peredaran barang haram tersebut di kalangan generasi muda.








