Berita

Islamic Centre Bekasi Blacklist Marwah Catering Usai Kasus Dugaan Penipuan Pernikahan

Manajemen Islamic Centre Bekasi mengambil langkah tegas dengan memutus kerja sama dan memasukkan wedding organizer (WO) Marwah Catering yang diduga melakukan penipuan ke daftar hitam atau blacklist. Keputusan itu diambil setelah muncul persoalan yang menyebabkan pihak keluarga korban merasa dirugikan.

Manajemen Islamic Centre Bekasi, Amin Idris menegaskan WO yang terlibat dalam persoalan tersebut bukan merupakan rekanan resmi pengelola. Menurut Manajemen Islamic Centre Bekasi, pihaknya selama ini membuka kesempatan bagi pihak luar untuk menyewa fasilitas gedung, meski bukan bagian dari mitra tetap.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

“Kalau yang memang WO kita, itu kan sering kita komunikasi dan sebagainya, kita saling membina. Tapi ini WO bukan rekanan kita,” kata Amin dikutip Bekasiguide.com, Selasa 26 Mei 2026.

Ia mengatakan, pihak pengelola memutuskan untuk tidak lagi menjalin kerja sama dengan WO tersebut. Langkah itu diambil sebagai bentuk evaluasi agar kejadian serupa tidak terulang.

“Kita potong, sudah kita blacklist. Yang begini-begini nggak bisa dijadikan partner,” ujarnya.

Amin menjelaskan, ke depan pengelola juga akan memperketat proses kerja sama serta melakukan perbaikan pada nota kesepahaman atau MOU dengan pihak penyewa maupun WO.

“Nanti kita akan perbaiki MOU-nya, kita akan lebih selektif,” katanya.

Meski terjadi persoalan pembayaran yang belum tuntas, pihak pengelola sebelumnya tetap mempersilakan keluarga korban menggunakan aula hingga acara selesai sebagai bentuk pertimbangan kemanusiaan.

 

Exit mobile version