Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Peristiwa

Rumah Dimasuki Maling Tiga Kali, Warga Resah Usai Kehilangan Dua Ponsel

×

Rumah Dimasuki Maling Tiga Kali, Warga Resah Usai Kehilangan Dua Ponsel

Sebarkan artikel ini

Seorang warga Perumnas 3, Bekasi Timur, Kota Bekasi mengaku resah setelah rumahnya diduga tiga kali menjadi sasaran aksi pencurian. Dari tiga percobaan tersebut, pelaku disebut sempat berhasil membawa kabur dua unit telepon genggam.

Korban bernama Ewot mengatakan, aksi terbaru terjadi saat pelaku kembali mencoba masuk ke rumahnya. Namun kali ini aksinya gagal setelah dirinya terbangun dan memergoki gerak-gerik pelaku di bagian pintu rumah.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

“Saya bangun pas dia (pelaku) sudah mau masuk, langsung saya teriakin,” ujar Ewot dikutip Bekasiguide.com, Jumat 22 Mei 2026.

Menurutnya, pada dua percobaan terakhir pelaku tidak sempat mengambil barang karena aksinya lebih dulu diketahui.

Sementara pada kejadian pertama, pelaku berhasil mengambil dua telepon genggam, masing-masing milik dirinya dan temannya.

Ewot menduga pelaku yang datang merupakan orang yang sama karena cara dan lokasi masuk yang digunakan dinilai serupa.

Atas kejadian tersebut, ia berharap keamanan lingkungan dapat ditingkatkan agar aksi serupa tidak kembali terjadi.

“Harapannya keamanan lebih ditingkatkan supaya warga merasa lebih aman,” katanya.

 

 

Penulis: SalmaEditor: Bams
Example 120x600
Peristiwa

“Kami masih melakukan pendalaman terhadap para pelaku beserta barang bukti yang diamankan. Tidak menutup kemungkinan adanya jaringan lain maupun tindak pidana lain yang berkaitan dengan kasus ini,” ujar Sumarni dikutip Bekasiguide.com, Jumat 22 Mei 2026.

Peristiwa

“Keresahan utama kami, masa di ruko tempat tinggal dan tempat usaha sendiri harus bayar parkir per jam? Kalau diterapkan, UMKM di sini bisa mati karena pembeli dan logistik pasti malas datang. Masalah ini tidak kunjung ada solusi karena dalam aksi pertama dan kedua hari ini, pihak manajemen selalu mangkir dan menolak menemui kami,” ujar Daniel di lokasi aksi dikutip bekasiguide.com, Kamis 21 Mei 2026.