Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Berita

DMI Kota Bekasi Gelar Tata Suara Masjid

×

DMI Kota Bekasi Gelar Tata Suara Masjid

Sebarkan artikel ini

Tata pengeras suara masjid sudah seharusnya menjadi prioritas perhatian pengurus masjid. Hal ini penting sehingga jamaah nyaman dan tujuan dakwah bisa tercapai.

“Jadi bukan hanya asal keceng. Tapi harus pas di telinga,” kata KH. Jaja Jaelani, Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Bekasi dikutip bekasiguide.com, Rabu 25 Februari 2026.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

Disebutkan, banyak petugas masjid atau juga pengurus yang belum memahami tata suara masjid. Sehingga diperlukan pembekalan pengetahuan bagi mereka.

Ini disampaikan menyambut pelaksanaan pelatihan manajemen sound sistem masjid bagi pengurus dan petugas masjid. Kegiatan diharapkan bisa memberi kemampuan memadai dalam sound sistem masjid.

H. Suparmin, ketua panitia pelaksana, mengatakan peserta diharapkan bisa diikuti semua masjid yang ada di Kota Bekasi. Jumlah masjid di Kota Bekasi lebih dari 1000 an masjid.

“Materinya menyangkut semua hal tentang tata suara di masjid. Bahkan ada disediakan konsultasi dengan ahli,” katanya.

Kegiatan ini masih terus dimatangkan. Dijadualkan akan dilaksanakan Bulan April menunggu selesai kepadatan kegiatan di Ramadhan.

Banyak hal yang terkait dengan audio di masjid. Bukan hanya masalah power audio, tetapi juga menyangkut setingan, kabel, tempat atau sampai juga masalah kendala gema (resonansi) yang membuat suara tidak jelas.

“Panitia akan menyediakan booth konsultasi. Sehingga DKM bisa menanyakan hal terkait sound sistem masjid,” kata KH. Abdul Muis, panitia.

Jika semua masjid atau mushola memiliki akustik masjid yang baik maka akan menambah kemakmurannya.

Example 120x600
Berita

“Kehadiran kepolisian harus memberikan manfaat yang nyata. Dalam situasi seperti ini, kecepatan merespons harus berjalan seiring dengan ketepatan tindakan. Masker menjadi perlindungan awal yang dapat langsung digunakan oleh masyarakat,” kata Kholis, dikutip Bekasiguide.com, Minggu 6 September 2026.

Berita

“Melalui program Light Up The Dream, kami ingin menghadirkan manfaat listrik secara langsung bagi masyarakat yang selama ini belum memiliki sambungan listrik mandiri. Kami berharap penyalaan listrik di kediaman Bapak Enin dapat memberikan rasa aman dan nyaman, sekaligus mendukung berbagai aktivitas keluarga sehari-hari. Bagi kami, setiap sambungan listrik yang terwujud bukan hanya menghadirkan terang, tetapi juga membawa kemudahan dan harapan baru bagi keluarga penerima manfaat.” ungkap Firman, Jumat 04 September 2026.

Berita

“Kita harus bisa mewaspadai penyakit yang baru muncul atau emerging disease. Dengan perubahan iklim, mungkin ada beberapa jenis virus yang selama ini tidak berkembang. Begitu ada perubahan iklim, virus tersebut bisa berkembang dan menyebar,” ujar Sriyanto dikutip Bekasiguide.com, Kamis 3 September 2026.