Politik

Baru Dua Hari Reses, Rudy Temui 14 RW; 80 Persen Aspirasi Terealisasi

Memasuki masa Reses I 2026, Anggota DPRD Kota Bekasi Fraksi PDI Perjuangan, Rudy Heryansyah, langsung bergerak menyerap aspirasi warga di daerah pemilihannya, Medansatria dan Bekasi Utara.

Selama dua hari pelaksanaan, Rudy telah bertatap muka dengan 14 RW di Kecamatan Medansatria. Pertemuan tersebut menjadi forum penyampaian usulan sekaligus mendengar langsung kebutuhan masyarakat, terutama di kawasan perkampungan yang menjadi basis konstituennya.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

“Dalam dua hari reses ini saya memang memprioritaskan bertemu RW dan tim yang dulu membantu saya saat maju sebagai caleg 2019. Ini bagian dari komitmen dan silaturahmi,” ujarnya dikutip bekasiguide.com, Jumat 13 Februari 2026.

Ia menyebut, sekitar 80 persen aspirasi yang disampaikan warga pada periode sebelumnya telah terealisasi. “Alhamdulillah, kurang lebih 80 persen sudah berjalan. Sekarang banyak lingkungan yang terlihat lebih tertata dan kinclong,” katanya.

Selain forum bersama para RW, Rudy juga menyambangi warga secara langsung untuk memastikan program benar-benar dirasakan manfaatnya dan tidak terjadi ketimpangan antara kawasan perkampungan dan perumahan.

Dalam pelaksanaan program bantuan Rp100 juta dari Pemerintah Kota Bekasi, ia mengingatkan para RW agar penggunaan anggaran benar-benar disesuaikan dengan kebutuhan RT di bawahnya. Musyawarah, menurutnya, menjadi kunci agar bantuan tepat sasaran.

“Namanya juga konstituen saya di perkampungan, jadi penggunaannya harus sesuai kebutuhan. Ada yang direalisasikan untuk membeli soundsystem dan perlengkapan lain. Itu sangat dibutuhkan, bisa dipakai saat pengajian atau ketika ada warga yang mengalami musibah,” jelasnya.

Rudy juga menyatakan dukungannya terhadap program pemerintahan yang dipimpin Tri Adhianto sebagai Wali Kota Bekasi. Ia menegaskan komitmennya menjaga keseimbangan pelayanan bagi seluruh warga di dapilnya.

“Saya tidak ingin ada ketimpangan. Semua sama-sama mendukung saya, jadi wajib saya perjuangkan secara merata,” tandasnya.

Politik

“Sebagai informasi kepada warga, penonaktifan ini berkaitan dengan penyesuaian data sosial ekonomi nasional. Ada adaptasi karena dikhawatirkan tidak tepat sasaran,” ujarnya dikutip bekasiguide.com, Jumat 13 Februari 2026.

Exit mobile version