Sebanyak 50 anak yatim menerima santunan dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bekasi Raya dalam rangka peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW pada Jumat 30 Januari 2026.
Santunan tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian insan pers terhadap sesama, sekaligus agenda rutin yang terus dijaga oleh PWI Bekasi Raya.
Ketua PWI Bekasi Raya, Ade Muksin, mengatakan kegiatan ini menjadi pengingat bagi wartawan agar tidak hanya fokus pada tugas jurnalistik, tetapi juga terus menumbuhkan rasa empati dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
“Di tengah kesibukan menjalankan tugas jurnalistik, insan pers harus tetap mengasah kepedulian sosial. Kegiatan ini adalah salah satu bentuk nyata komitmen tersebut,” ujar Ade dikutip Bekasiguide.com, Jumat 30 Januari 2026.
Peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah yang dirangkaikan dengan santunan anak yatim ini turut dihadiri unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta tokoh masyarakat.
Ade Muksin menegaskan, wartawan memiliki tanggung jawab moral dalam menyajikan informasi kepada publik, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.
“Sebagai wartawan, kita memiliki tanggung jawab moral kepada ruang publik dalam menyajikan informasi yang akurat dan berimbang,” katanya.
Menurutnya, kegiatan keagamaan dan sosial ini juga menjadi bagian dari komitmen PWI Bekasi Raya untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menghadirkan kemanfaatan bagi masyarakat, baik secara sosial maupun nilai-nilai keislaman,” tuturnya.
Rangkaian acara diikuti wartawan dari berbagai media dan diisi dengan doa bersama, pembacaan Maulid Nabi Muhammad SAW, lantunan ayat suci Al-Qur’an, serta tausiyah yang menambah kekhidmatan peringatan Isra Miraj.
