Peristiwa

Gempa Tektonik M 2,7 Guncang Kabupaten Bekasi, Dirasakan hingga Karawang

Gempabumi tektonik berkekuatan magnitudo 2,7 mengguncang wilayah Kabupaten Bekasi dan sekitarnya, Senin 26 Januari 2026.

Berdasarkan informasi resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa terjadi pada pukul 08.29.19 WIB. Episenter gempa berada di darat, tepatnya 2 kilometer selatan Kabupaten Bekasi, dengan kedalaman 7 kilometer.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

BMKG menjelaskan, gempa tersebut merupakan gempa dangkal yang dipicu oleh aktivitas sesar aktif.

Getaran gempa dilaporkan dirasakan warga di wilayah Cikarang dan Karawang dengan intensitas II–III MMI. Getaran terasa cukup nyata di dalam rumah, seperti ada kendaraan besar yang melintas, serta membuat benda-benda ringan yang digantung bergoyang.

Meski sempat mengejutkan warga, hingga saat ini belum ada laporan kerusakan bangunan akibat gempa tersebut.

Kepala BBMKG Wilayah II, DR. Hartanto, mengatakan hingga pukul 09.00 WIB belum terpantau adanya aktivitas gempa susulan.

“Hasil monitoring BMKG sampai pukul 09.00 WIB belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan,” ujar Hartanto dikutip Bekasiguide.com, Senin 26 Januari 2026.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh isu atau informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

“Kami mengimbau masyarakat tetap tenang serta memastikan informasi hanya bersumber dari kanal resmi BMKG yang telah terverifikasi,” tegasnya.

Peristiwa

“Pengungkapan ini berawal dari informasi masyarakat. Setelah dilakukan penyelidikan, petugas mengamankan dua orang pria beserta barang bukti yang diduga berkaitan dengan penyalahgunaan narkotika jenis sabu,” kata Aliyani dikutip Bekasiguide.com, Jumat 23 Oktober 2026. 

Peristiwa

“Kami telah meminta keterangan para pihak dan menelusuri informasi yang diperoleh. Setiap fakta kami periksa secara objektif, termasuk pengakuan yang bersangkutan mengenai bagaimana kucing itu terlepas, sehingga penanganannya didasarkan pada keterangan yang dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Verdika dikutip Bekasiguide.com, Sabtu 17 Oktober 2026.

Peristiwa

“Tim SAR gabungan melakukan pencarian dengan membagi personel menjadi tiga SRU. SRU pertama menggunakan perahu karet dan SRU kedua menggunakan perahu rafting, masing-masing melakukan penyisiran sejauh 200 meter dari lokasi kejadian. Sementara itu, SRU ketiga melakukan pencarian secara visual melalui jalur darat dengan area penyisiran hingga satu kilometer dari titik lokasi kejadian,” ujar Bobby dikutip Bekasiguide.com, Jumat 16 Oktober 2026.

Peristiwa

“Dalam kejadian tersebut, AZ diduga menodongkan pistol jenis airgun kepada korban sambil berkata, “Serahin handphonenya.”pelaku kemudian melepaskan satu kali tembakan ke arah atas sebelum meninggalkan tempat kejadian perkara (TKP). Korban sempat mengejar para pelaku sambil berteriak meminta pertolongan,” jelas Kapolres dikutip Bekasiguide.com, Kamis 15 Oktober 2026.

Peristiwa

“PUSPAGA Kota Bekasi memiliki komitmen yang kuat dalam perlindungan korban dan saksi. Kami sebenarnya sudah menyiapkan skema pencegahan dini, baik terkait kebutuhan psikologis maupun perlindungan hukum,” kata Resa dikutip Bekasiguide.com, Kamis 15 Oktober 2026.

Exit mobile version