PT PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Cikarang menerima apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Bekasi atas kontribusinya dalam mendukung peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui realisasi Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) Tenaga Listrik yang berhasil melampaui target. Penghargaan tersebut menjadi bentuk pengakuan atas komitmen PLN dalam mendukung pembangunan berkelanjutan.
Tidak hanya PLN Cikarang, namun juga sejumlah unit PLN lainnya, yakni PLN Bekasi, PLN Gunung Putri, PLN Marunda yang dinilai berhasil merealisasikan penerimaan pajak hingga di atas target yang telah ditetapkan Pemerintah Kabupaten Bekasi.
Manager PLN UP3 Cikarang, Wiedhyarno Arief Wicaksono, menyampaikan terima kasih atas apresiasi yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Bekasi. Menurutnya, penghargaan tersebut menjadi penyemangat bagi PLN untuk terus meningkatkan kinerja dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Kepatuhan terhadap kewajiban perpajakan merupakan bagian dari tanggung jawab kami kepada negara dan masyarakat, sekaligus wujud dukungan kami terhadap pembangunan daerah,” ujar Wiedhyarno dalam keterangan resminya dikutip bekasiguide.com pada Kamis 15 Januari 2026.
Pelaksana Tugas Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, menjelaskan bahwa penghargaan tersebut diberikan kepada tujuh perusahaan karena capaian realisasi penerimaan pajak yang berhasil melampaui target yang telah ditetapkan Pemerintah Kabupaten Bekasi.
“Hari ini kami memberikan apresiasi kepada tujuh perusahaan yang capaian realisasi pendapatan pajaknya telah mencapai 101 persen, sehingga melampaui target yang ditetapkan,” ujar Asep.
Secara terpisah, General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jawa Barat, Sugeng Widodo, menyampaikan bahwa PLN akan terus memperkuat sinergi dan menjalin hubungan yang harmonis dengan pemerintah daerah. Ia mengapresiasi penghargaan yang diberikan sebagai bentuk kepercayaan atas kontribusi PLN bagi daerah.
“Kami berkomitmen untuk terus mendukung pendapatan daerah melalui kontribusi pajak, sehingga dapat mendorong pembangunan, memperkuat pembiayaan layanan publik, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan,” kata Sugeng.
