Berita

Adz-Dzikra Galaksi Gelar Diskusi Radikalisme

Pemahaman keagamaan yang sempit dan tekstual menjadi penyebab radikalisme dan berujung terorisme. Mereka menyebut hanya faham mereka yang benar.

“Dan saat ini pemahaman itu cenderung meningkat,” kata Ust. Sufyan Tsauri, mantan napi teroris, Minggu 30 November 2025.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

Hal itu disampaikan dalam kuliah dhuha di Masjid Adz Dzikra, Vila Galaksi, Bekasi Selatan. Dalam acara tersebut hadir jamaah dan para pengurus masjid di sekitar.

Tsauri menyebut kelompok radikal memahami secara salah. Atau juga pendapat hanya dari sisi fiqh tanpa melihat sisi sosial atau tasawuf.

“Sehingga mereka mudah menganggap sesama muslim kafir atau murtad yang layak diperangi,” katanya.

Kejadian di sebuah SMA belum lama dikatakan juga menjadi fakta adanya pemahaman seperti itu sudah merambah ke anak-anak. Yang tentu ada kondisi lain seperti usnur bully atau juga pergaulan.

Kondisi ini menjadikan keluarga ekstra hati-hati mengarahkan anak-anaknya. Bukan hanya kepada pergaulan yang salah, tetapi juga pemahaman keagamaan yang radikal.

Salah satu yang penting, katanya, adalah terkait pemahaman keagamaan yang sempit. Tsauri menyebut dulu dia menjalani pemahaman radikal karena pemahaman tekstual. Sedangkan pemahaman melalui tasawuf juga sangat penting.

“Karena Islam itu rahmatan lil alamin,” katanya.

Ust. Muzakir, mantan Amir Jamaah Islamiyah, pembicara lain, menyebutkan agar tetap waspada terhadap gerakan yang mengatasnamakan agama.

Sementara, KH. Taufik Ismail, pembina Yayasan Adzikra, mengatakan kegiatan ini dimaksudkan untuk mengemban amanah ukhuwah dan mencegah radikalisme serta terorisme, kataya.

Dalam sesi tanya jawab, peserta menanyakan kenapa yang dipilih sebagai ‘musuh’ itu justru kepada umat Islam. Sedangkan musuh yang sebenarnya seperti komunis itu juga sangat jelas.

Berita

“Melalui Light Up The Dream, kami ingin menghadirkan manfaat listrik yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Semoga sambungan listrik mandiri ini memberikan rasa aman dan nyaman bagi Ibu Rana beserta keluarga, sekaligus memudahkan berbagai aktivitas sehari-hari di rumah,” ujar Firman dalam keterangannya dikutip bekasiguide.com, Jumat 02 Oktober 2026.

Berita

“Kami mengajak seluruh pelanggan untuk memanfaatkan PLN Mobile dalam memenuhi kebutuhan layanan kelistrikan, termasuk melakukan pembayaran tagihan Listrik di awal bulan secara tepat waktu. Dengan layanan digital, pelanggan tidak perlu repot datang ke kantor, karena berbagai kebutuhan kelistrikan dapat dilakukan dengan mudah melalui satu aplikasi,” ujar Firman dalam keterangan resminya dikutip bekasiguide.com, Kamis 01 Oktober 2026.

Berita

“Kita sedang menyiapkan Indonesia Emas 2045. Anak-anak yang hari ini belajar di SMA dan SMK akan menjadi bagian dari generasi produktif pada masa itu. Kalau ingin mereka siap berkarya dan membawa daerah ini maju, kita harus menjaga serta mempersiapkan mereka mulai sekarang,” kata Putu Kholis dalam keterangan resminya dikutip bekasiguide.com pada Kamis 01 Oktober 2026.

Berita

“Bagi kami, listrik bukan hanya soal penerangan, tetapi juga menjadi bagian penting dalam mendukung aktivitas dan kehidupan sehari-hari. Melalui Light Up The Dream, kami ingin terus menghadirkan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan dan membantu mereka mendapatkan akses listrik secara mandiri,” ujar Kurniawan dikutip bekasiguide.com pada Sabtu 26 September 2026.

Berita

“Program Rumah Sehat menjadi wujud perhatian dan penghargaan kami kepada keluarga pensiunan PLN yang telah menjadi bagian dari perjalanan dan pengabdian perusahaan. Melalui dukungan renovasi ini, kami berharap Ibu Nia Rokania dan keluarga dapat memiliki tempat tinggal yang semakin layak, aman, dan nyaman. Semoga manfaat yang diberikan dapat benar-benar dirasakan serta mempererat rasa kekeluargaan di lingkungan PLN,” ujar Firman dalam keterangan resminya dikutip bekasiguide.com pada Jumat 25 September 2026.

Exit mobile version