Peristiwa

Teror Ketuk Pintu Misterius di Cikarang, Warga : Saya Curiganya Makhluk Halus

Suasana Kampung Paparean yang diterpa teror ketuk pintu misterius (Foto : Salma)

Fenomena teror ketuk pintu misterius dialami oleh warga Kampung Paparean Poncol, Desa Pasir Tanjung, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi.

Salah satu warga yang bernama Endang Supriatna (46), mengatakan teror tersebut datang pada Sabtu 16 Agustus 2025 pukul 02.00 WIB.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

Saat itu, ayahnya mendengar ada suara ketukan pintu sebanyak tiga kali. Namun, saat dilihat keluar tidak nampak seorangpun yang ada di depan pintu.

“Iya, yang mengalami orang tua saya semalam, setelah ketukan dilihat keluar enggak ada siapa-siapa. Apakah orang, apakah makhluk kasat mata, enggak tahu juga,” kata Endang dikutip Bekasiguide.com, Selasa 19 Agustus 2025.

Setelah mengalami hal tersebut, Endang mengaku takut dan resah karena menduga ada makhluk halus yang usil ingin menjahati warga

“Jadi kalau menganggapnya meresahkan emang meresahkan. Kita khawatir juga karena kita mau membuktikan kan susah. Apalagi namanya kasat mata. Gimana membuktikannya. Jadi kalau orang awam itu kan pasti ada rasa takut. Pastilah,” jelasnya.

Endang menduga, bahwa teror ketuk pintu itu ulah makhluk halus atau gaib, dikarenakan keberadaannya yang tak kasat mata.

“Dugaannya mah gaib itu. Dugaan saya pasti itu. Kalau memang orang, kalau mau jahil emang dari dulu aja,” ungkapnya.

Ia berharap, pihak satgas desa bisa memperketat keamanan di wilayah permukiman warga usai adanya teror ketuk pintu ini.

“Kalau kan siskamling tiap malam sudah ada, cuman saya minta diperketat aja keamanan di kampung,” tutupnya.

 

Peristiwa

“Kami telah meminta keterangan para pihak dan menelusuri informasi yang diperoleh. Setiap fakta kami periksa secara objektif, termasuk pengakuan yang bersangkutan mengenai bagaimana kucing itu terlepas, sehingga penanganannya didasarkan pada keterangan yang dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Verdika dikutip Bekasiguide.com, Sabtu 17 Oktober 2026.

Peristiwa

“Tim SAR gabungan melakukan pencarian dengan membagi personel menjadi tiga SRU. SRU pertama menggunakan perahu karet dan SRU kedua menggunakan perahu rafting, masing-masing melakukan penyisiran sejauh 200 meter dari lokasi kejadian. Sementara itu, SRU ketiga melakukan pencarian secara visual melalui jalur darat dengan area penyisiran hingga satu kilometer dari titik lokasi kejadian,” ujar Bobby dikutip Bekasiguide.com, Jumat 16 Oktober 2026.

Peristiwa

“Dalam kejadian tersebut, AZ diduga menodongkan pistol jenis airgun kepada korban sambil berkata, “Serahin handphonenya.”pelaku kemudian melepaskan satu kali tembakan ke arah atas sebelum meninggalkan tempat kejadian perkara (TKP). Korban sempat mengejar para pelaku sambil berteriak meminta pertolongan,” jelas Kapolres dikutip Bekasiguide.com, Kamis 15 Oktober 2026.

Peristiwa

“PUSPAGA Kota Bekasi memiliki komitmen yang kuat dalam perlindungan korban dan saksi. Kami sebenarnya sudah menyiapkan skema pencegahan dini, baik terkait kebutuhan psikologis maupun perlindungan hukum,” kata Resa dikutip Bekasiguide.com, Kamis 15 Oktober 2026.

Exit mobile version