Peristiwa

Hendak Salip Angkot, Pengendara Motor Tewas Tertabrak Truk di Bekasi

Seorang pengendara motor Honda Vario No. Pol E 4377 PBG tewas tertabrak truk di Jalan Sultan Agung RT. 001/013 Kelurahan Kranji Kecamatan Bekasi Barat Kota Bekasi pada Jumat 15 Agustus 2025 pukul 22.15 WIB.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Metro Bekasi Kota, Iptu Suwandi mengatakan kejadian bermula saat korban yang berinisial DE (24) hendak menyalip angkot dari sebelah kanan. Namun, di saat yang bersamaan datang kendaraan truk dari arah belakang korban.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

“Menurut keterangan saksi yang didapat di lokasi kendaraan Honda Vario yang dikendarai korban DE berusaha menyalip angkot yang telah berhenti dari arah kanan, dan terbentur dengan kendaraan diduga Dumptruck tidak dikenal,” kata Suwandi dikutip Bekasiguide.com, Senin 18 Agustus 2025.

Seketika, korban pun meninggal dunia usai tertabrak truk yang melintas di arah yang sama. Sepeda motor yang dikendarai korban rusak parah.

“Kecelakaan itu mengakibatkan kendaraan rusak dan pengendara kendaraan honda vario No. pol: E-4377-PBG meninggal dunia di TKP,” jelasnya.

 

 

 

Peristiwa

“Kami telah meminta keterangan para pihak dan menelusuri informasi yang diperoleh. Setiap fakta kami periksa secara objektif, termasuk pengakuan yang bersangkutan mengenai bagaimana kucing itu terlepas, sehingga penanganannya didasarkan pada keterangan yang dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Verdika dikutip Bekasiguide.com, Sabtu 17 Oktober 2026.

Peristiwa

“Tim SAR gabungan melakukan pencarian dengan membagi personel menjadi tiga SRU. SRU pertama menggunakan perahu karet dan SRU kedua menggunakan perahu rafting, masing-masing melakukan penyisiran sejauh 200 meter dari lokasi kejadian. Sementara itu, SRU ketiga melakukan pencarian secara visual melalui jalur darat dengan area penyisiran hingga satu kilometer dari titik lokasi kejadian,” ujar Bobby dikutip Bekasiguide.com, Jumat 16 Oktober 2026.

Peristiwa

“Dalam kejadian tersebut, AZ diduga menodongkan pistol jenis airgun kepada korban sambil berkata, “Serahin handphonenya.”pelaku kemudian melepaskan satu kali tembakan ke arah atas sebelum meninggalkan tempat kejadian perkara (TKP). Korban sempat mengejar para pelaku sambil berteriak meminta pertolongan,” jelas Kapolres dikutip Bekasiguide.com, Kamis 15 Oktober 2026.

Peristiwa

“PUSPAGA Kota Bekasi memiliki komitmen yang kuat dalam perlindungan korban dan saksi. Kami sebenarnya sudah menyiapkan skema pencegahan dini, baik terkait kebutuhan psikologis maupun perlindungan hukum,” kata Resa dikutip Bekasiguide.com, Kamis 15 Oktober 2026.

Exit mobile version