Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Peristiwa

Komplotan Curanmor Yang Beraksi di 16 TKP Diringkus Polisi

×

Komplotan Curanmor Yang Beraksi di 16 TKP Diringkus Polisi

Sebarkan artikel ini

Polisi menangkap komplotan curanmor yang beraksi di sekitaran wilayah Setu, Bantargebang, dan Cibarusah Kabupaten Bekasi.

Kapolres Metro Bekasi, Kombes Pol Mustofa menjelaskan bahwa tiga pelaku yang berinisial FZ (29), DS (20), dan K (29) kerap menyasar motor-motor yang diparkirkan di teras rumah.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

“Tersangka dalam melaksanakan aksinya secara spontan dan tidak direncanakan, ketiga tersangka kerap berkeliling perumahan pada malam atau siang hari, ketika melihat ada sasaran baru tersangka ini turun dan merusak kunci kontak motor korban,” kata Kapolres.

Kapolres menjelaskan, peran FZ adalah sebagai eksekutor atau yang biasa membobol kunci kontak motor korban. Kemudian, tersangka DSP sebagai joki, dan K sebagai penadah.

“Jadi tersangka ada tiga, inisial FZP, kemudian dia perannya adalah eksekutor, residivis di Lapas Cikarang tahun 2019 dengan kasus penyalahgunaan narkotika. Kemudian tersangka kedua inisial DSP itu perannya sebagai joki, kemudian tersangka ketiga KBM ini adalah perannya menyimpan alat bukti dan hasil pencurian serta menjualnya,” jelasnya.

Atas perbuatannya, tiga tersangka dikenakan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan ancaman hukuman penjara paling lama 7 tahun.

 

Example 120x600
Peristiwa

“Berdasarkan dugaan sementara, truk mengalami rem blong sehingga oleng ke kiri dan menabrak kerumunan orang yang berada di depan tembok bangunan di sisi jalan. Saat ini, penyebab pasti kecelakaan masih dalam proses penyelidikan,” ujar Joko dikutip Bekasiguide.com, Minggu 1 November 2026.

Peristiwa

“Pengungkapan ini berawal dari informasi masyarakat. Setelah dilakukan penyelidikan, petugas mengamankan dua orang pria beserta barang bukti yang diduga berkaitan dengan penyalahgunaan narkotika jenis sabu,” kata Aliyani dikutip Bekasiguide.com, Jumat 23 Oktober 2026. 

Peristiwa

“Kami telah meminta keterangan para pihak dan menelusuri informasi yang diperoleh. Setiap fakta kami periksa secara objektif, termasuk pengakuan yang bersangkutan mengenai bagaimana kucing itu terlepas, sehingga penanganannya didasarkan pada keterangan yang dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Verdika dikutip Bekasiguide.com, Sabtu 17 Oktober 2026.

Peristiwa

“Tim SAR gabungan melakukan pencarian dengan membagi personel menjadi tiga SRU. SRU pertama menggunakan perahu karet dan SRU kedua menggunakan perahu rafting, masing-masing melakukan penyisiran sejauh 200 meter dari lokasi kejadian. Sementara itu, SRU ketiga melakukan pencarian secara visual melalui jalur darat dengan area penyisiran hingga satu kilometer dari titik lokasi kejadian,” ujar Bobby dikutip Bekasiguide.com, Jumat 16 Oktober 2026.