Metropolitan

Wali Kota Tegaskan Tidak Ada Penambahan Waktu Tahapan Pra Pendaftaran SPMB

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto bersama pelajar. (Photo: Istimewa)

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto menegaskan bahwa tahapan Pra Pendaftaran Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2025 untuk jenjang SD dan SMP resmi ditutup pada 13 Juni 2025. Ia menyampaikan secara tegas bahwa tidak akan ada perpanjangan waktu dalam tahapan pra pendaftaran tersebut.

“Tahap pendaftaran SPMB telah di tutup, kita tegaskan tidak ada lagi waktu penambahan lagi,” tegasnya dikutip bekasiguide.com pada Rabu, 18 Juni 2025.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

Ia menginstruksikan kepada Dinas Pendidikan Kota Bekasi untuk melaksanakan proses SPMB secara online sepenuhnya tanpa membuka jalur pendaftaran secara offline. Hal ini merupakan bagian dari upaya penerapan sistem digital dalam layanan publik, khususnya bidang pendidikan.

“Keluhan keluhan telah ditampung dari orang tua murid saat saya sidak ke beberapa SMP dan akan diperbaiki dengan sistemnya, mengenai sistem pra pendaftaran ini telah diresmikan ditutup pada tanggal 13 Juni 2025, diharapkan para orang tua mengikuti prosedur yang sudah ditetapkan.” kata Tri.

Berdasarkan data dari Dinas Pendidikan Kota Bekasi, selama masa pra pendaftaran yang berlangsung dari 13 Mei hingga 13 Juni 2025, sebanyak 45.092 akun pengguna tercatat telah mengakses laman resmi SPMB di spmb.bekasikota.go.id.

Rinciannya, 21.673 calon siswa jenjang SD dan 23.419 calon siswa jenjang SMP telah mengunggah berkas persyaratan secara daring.

Adapun tahapan pendaftaran SPMB selanjutnya dibagi dalam dua gelombang, yaitu:

Tahap I: 23 – 25 Juni 2025

(Pendaftaran jalur Prestasi, Afirmasi, dan Mutasi)

Tahap II: 1 – 3 Juli 2025

(Pendaftaran jalur Domisili)

Seluruh proses seleksi akan diumumkan secara real time melalui situs resmi SPMB pada tanggal 3 Juli 2025, dan peserta yang dinyatakan lolos wajib melakukan daftar ulang pada tanggal 4 – 7 Juli 2025 melalui akun masing-masing.

Sebagai penutup dari seluruh rangkaian, Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) akan dimulai pada 14 Juli 2025, yang wajib diikuti oleh seluruh siswa baru.

Pemerintah Kota Bekasi mengimbau seluruh orang tua/wali murid dan calon peserta didik untuk terus mengikuti perkembangan informasi melalui kanal resmi Dinas Pendidikan Kota Bekasi, dan memastikan seluruh proses dilakukan sesuai jadwal dan prosedur yang telah ditetapkan.

Metropolitan

Peringatan HUT ke-29 Kota Bekasi diisi dengan berbagai rangkaian kegiatan, mulai dari gerakan keagamaan, tabur bunga untuk mengenang para pahlawan, hingga peresmian sejumlah infrastruktur.
Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, mengatakan rangkaian kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mengingat kembali perjuangan para pendahulu sekaligus memotivasi masyarakat dalam membangun kota.
“Ini adalah rangkaian peringatan HUT ke-29 Kota Bekasi. Kemarin ada gerakan mengenal Al-Qur’an, gerakan cinta Al-Qur’an melalui kegiatan menulis dan membaca Al-Qur’an, kemudian juga tabur bunga untuk mengenang para pahlawan,” ujar Tri.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi pengingat bahwa generasi saat ini merupakan pewaris kemerdekaan yang telah diperjuangkan para pahlawan.
Selain itu, dalam momentum HUT Kota Bekasi tahun ini, pemerintah juga meresmikan sejumlah fasilitas serta membuka akses jalan yang dinilai menjadi salah satu urat nadi mobilitas warga.
“Hari ini kita juga mempersembahkan satu jalan yang menjadi urat nadi Kota Bekasi, yaitu Jalan Swatantra yang sudah dibuka. Ini merupakan kerja keras yang dipercepat untuk dipersembahkan pada peringatan HUT Kota Bekasi,” katanya.
Tri juga menegaskan bahwa usia ke-29 tahun menjadi momentum evaluasi bagi pemerintah daerah, termasuk dalam satu tahun terakhir masa kepemimpinannya.
Menurutnya, pembangunan Kota Bekasi tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif masyarakat.
“Tentu sudah banyak capaian yang diraih, tetapi masih banyak pekerjaan rumah yang harus kita selesaikan bersama. Ini hanya bisa dilakukan jika masyarakat bersatu, bergotong royong, dan peduli terhadap pembangunan kota,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kota Bekasi juga memberikan penghormatan kepada salah satu tokoh pejuang daerah, yakni M.H. Subuan. Penghormatan dilakukan dengan penempatan helm pahlawan serta penyediaan infografis sejarah di area Alun-Alun Kota Bekasi agar masyarakat dapat mengenal perjuangan tokoh tersebut.
Tri berharap momentum HUT ke-29 Kota Bekasi dapat memperkuat semangat kebersamaan masyarakat dalam melanjutkan pembangunan kota ke depan.
“Pemerintah hanya menggelorakan semangatnya, tetapi pada dasarnya masyarakatlah yang menjadi pelaku utama pembangunan. Karena itu, kebersamaan dan gotong royong menjadi kunci kemajuan Kota Bekasi,” tutupnya.

Exit mobile version