Berita

Komdigi Akan Panggil Pengembang Aplikasi Worldcoin Pekan Depan

Kementrian Komunikasi dan Digital (Komdigi) akan memanggil pihak pengembang dari Aplikasi World untuk menanyakan seputar izin operasional yang dimiliki oleh World di Indonesia.

Menteri Komunkasi dan Digital (Komdigi), Meutya Hafid menyatakan pihaknya perlu mendengarkan terlebih dahulu penjelasan dari World terkait aktivitas pindai retina mata yang dilakukan.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

“Kita akan melakukan pemanggilan, kemungkinan di minggu depan. dari situ kita akan melihat izin-izin yang memang perlu diperiksa lebih lanjut, ada ketidaksesuaian nama,” kata Meutya.

Meutya mengaku, ia belum mengetahui secara pasti tujuan dari World melakukan pindai retina mata.

“Kalau terkait dengan Worldcoin, itu kan untuk saat ini atas keresahan dari masyarakat, ” jelasnya.

Meutya menyatakan, sejauh ini pihaknya telah melakukan pembekuan sementara terhadap aplikasi dan website World coin sambil menunggu pihak pemgembang datang memberikan penjelasan kepada pemerintah

“Jadi kita saat ini, kita bekukan sementara sambil melihat penjelasan dari mereka.Kalau memang tidak bisa dijelaskan, maka ini akan kita berhentikan,” tutupnya.

 

 

Berita

“Alhamdulillah, cuaca penuh keberkahan mengiringi langkah para pengurus, ustaz, guru, serta seluruh jamaah yang hadir malam ini. Terima kasih kepada jajaran pengurus DKM, Ketua RT, Ketua Karang Taruna Unit RW 016, dan seluruh warga RT 002 yang selalu kompak dan peduli,” ujar H. Saprudin dikutip bekasiguide.com, Rabu 11 Februari 2026.

Berita

“Ramadhan adalah momentum untuk menguatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT. Di bulan ini kita saling menguatkan, menyatukan hati, dan hadir bersama dengan ketulusan untuk menguatkan sesama. Melalui tema #HadirBersama Menguatkan Harapan, kami ingin memastikan bahwa Qudwah Indonesia tidak hanya hadir membawa bantuan, tetapi juga harapan dan semangat kebersamaan bagi mereka yang membutuhkan,” ujar Pak Lukman dalam keterangan resminya dikutip pada Selasa, 10 Februari 2026.

Exit mobile version