Berita

Jelang Mudik Lebaran 2025, Dishub Kota Bekasi Lakukan Ramp Check di Terminal

Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi melakukan uji kelaikan atau ramp check terhadap bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) yang akan beroperasi pada momen mudil lebaran 2025 nanti.

Kepala Seksi Angkutan Tidak Dalam Trayek (ATDT) Dinas Perhubungan Kota Bekasi, Permana Sidik mengatakan bahwa uji kelaikan kendaraan akan diadakan selama tiga hari guna memastikan kondisi angkutan yang akan ditumpangi oleh penumpang.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

“Selama 3 hari ini kami melakukan pengecekan kepasa seluruh awak bus, yang ada di terminal induk Bekasi kendaraan dan bisa dipakai masa mudik lebaran,” kata Permana.

Ia menyatakan, ramp check antara lain melakukan pemeriksaan rem, mesin, lampu sein, kaca, ketersediaan alat pemecah kaca dan lainnya.

“Tadi 14 bus kita ta periksa posisi kendaraan, pertama teknis, kaca, wiper, sen, lampu² ban dan pengecekan sistem pengereman,” jelasnya.

Apabila ada bus yang dinyatakan tidak layak jalan, pihak PO akan diberikan teguran dan diperintahkan untuk membawa bus itu ke pool.

“Kami sudah sepakati kalau misalnya ada temuan saat pelaksaan akhir, kami akan kembalikan kendaraan itu ke pool tidak laik jalan kita berikan sanksi teguran kepada pihak PO,” tutupnya.

 

 

 

 

 

 

Berita

“Kehadiran kepolisian harus memberikan manfaat yang nyata. Dalam situasi seperti ini, kecepatan merespons harus berjalan seiring dengan ketepatan tindakan. Masker menjadi perlindungan awal yang dapat langsung digunakan oleh masyarakat,” kata Kholis, dikutip Bekasiguide.com, Minggu 6 September 2026.

Berita

“Melalui program Light Up The Dream, kami ingin menghadirkan manfaat listrik secara langsung bagi masyarakat yang selama ini belum memiliki sambungan listrik mandiri. Kami berharap penyalaan listrik di kediaman Bapak Enin dapat memberikan rasa aman dan nyaman, sekaligus mendukung berbagai aktivitas keluarga sehari-hari. Bagi kami, setiap sambungan listrik yang terwujud bukan hanya menghadirkan terang, tetapi juga membawa kemudahan dan harapan baru bagi keluarga penerima manfaat.” ungkap Firman, Jumat 04 September 2026.

Berita

“Kita harus bisa mewaspadai penyakit yang baru muncul atau emerging disease. Dengan perubahan iklim, mungkin ada beberapa jenis virus yang selama ini tidak berkembang. Begitu ada perubahan iklim, virus tersebut bisa berkembang dan menyebar,” ujar Sriyanto dikutip Bekasiguide.com, Kamis 3 September 2026. 

Exit mobile version