Berita

IPHI Kota Bekasi Apresiasi Upaya Penempatan Jamaah

H. Hery Hamzah, Ketua IPHI Kota Bekasi,

Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Kota Bekasi mengapresiasi upaya Menteri Agama agar jamaah tidak menempati Mina Jadid. Ini langkah baik sehingga jamaah bisa lebih tenang.

“Kami mengapresiasi upaya agar jamaah haji lebih mudah ke depannya,” kata H. Hery Hamzah, Ketua IPHI Kota Bekasi, Senin, 03 Februari 2025.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

Disebutkan, selain lokasi yang lebih jauh, juga diakui masih ada khilaf terkait tempat tersebut. Sehingga, prioritas penempatan jamaah haji Indonesia di Mina lebih diutamakan.

Hal itu disampaikan Menag Nasarudin Umar pasca kunjungan ke Arab Saudi beberapa waktu lalu.

Menag menuturkan, salah satu kabar baik yang diperoleh dari kunjungannya ke Arab Saudi adalah kepastian lokasi penempatan jemaah haji di Mina. “Kami tetap meminta penempatan di Mina sebagai prioritas,” katanya.

Sementara itu, IPHI Kota Bekasi juga mengharapkan para calon jamaah haji Kota Bekasi lebih mempersiapkan diri baik secara fisik maupun keilmuan haji. Persiapan fisik penting karena ibadah haji adalah ibadah fisik.

Para calon haji yang mandiri juga diharapkan bisa lebih persiapan diri. Hal terkait dengan pelaksanaan ibadah harus dipersiapkan sejak awal. Dan saat ini waktunya masih cukup. Pelatihan melalui manasik juga harus diikuti secara seksama.

“Pengetahuan manasik harus juga di update karena kondisi haji saat ini berbeda dengan beberapa tahun lalu. Sehingga harus update,” katanya.

Berita

“Pada pelaksanaanya, kita mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa di Apartemen Center Poin, ada orang asing yang mencurigakan, akhirnya kita melakukan pengecekan dan pengawasan, ternyata mereka melakukan tindak pidana penyalahgunaan keimigrasian,” kata Filianto dikutip Bekasiguide.com, Jumat 29 Agustus 2025.

Berita

“Jadi yang kami musnahkan ada 5,5 juta batang rokok. Kemudian ada 1.877 liter miras ilegal. Kemudian juga ada 600 kilo ini barang-barang yang mengandung haki, itu hasil hutang kami atas penagihan hutang kami ke perusahaan yang ada di Bekasi,” kata Winarko, Kamis 28 Agustus 2025.

Berita

“Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama kami. Jarak aman minimal 3 meter dari jaringan listrik ini penting untuk dipatuhi guna menghindari risiko kecelakaan seperti sengatan listrik, kebakaran, atau gangguan jaringan. Kami terus aktif memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang bahaya jika ketentuan ini diabaikan,” ujar Donna dalam keterangan resminya dikutip bekasiguide.com pada Rabu, 27 Agustus 2025.

Berita

“Terima kasih atas dukungan kepada Ibu Liliawati Rahardjo selaku Komisaris PT Summarecon dan Adrianto P. Adhi Komisaris PT Summarecon, atas peran serta Summarecon yang melakukan bedah 500 rumah tidak layak huni,” ujar Maruarar dikutip Bekasiguide.com, Jumat 22 Agustus 2025.

Exit mobile version