Politik

Tokoh Perempuan se Kota Bekasi Komitmen Dukung Paslon Heri – Sholihin  

Calon Wali Kota Bekasi Heri Koswara menemui ratusan tokoh perempuan se Kota Bekasi

Kelompok Tokoh Perempuan se- Kota Bekasi memberikan dukungan kepada Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bekasi nomor urut 1 yakni Heri Koswara – Sholihin.

Anggota DPR RI yang juga merupakan salah satu tokoh perempuan, Netty Prasetiyani mengatakan, jika komunitas tokoh perempuan melihat sosok Heri Koswara sebagai pribadi yang sangat peduli terhadap masyarakat.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

” saya tau persis bagaimana keluarga beliau, cara beliau mendidik putra putrinya, bahkan beliau dikaruniau anak dengan kebutuhan khusus tapi diberikan akses sehingga dia bisa hidup dengan baik,saya yakin itu sebagai modal beliau untuk menuangkan dalam kebijakan yang berpihak kepada masyarakat,” kata Netti.

Selain itu, Heri Koswara juga mempunyai pengalaman dalam pemerintahan legislatif menjadi Anggota DPRD Kota Bekasi dan Provinsi Jawa Barat.

” Pengalaman beliau menjadi anggota dprd kota bekasi kemudian juga dprd provinsi jawa barat ini juga bukti insyallah beliau adalah tokoh atau calon yang mumpuni untuk menjadi wali kota bekasi,” jelasnya.

Netti berharap, paslon Heri dan Sholihin dapat memperjuangkan nasib para perempuan di Kota Bekasi. Terkhusus, bagi perempuan yang bekerja di sektor pendidikan dan kegiatan masyarakat.

” pertama mereka sangat berharap bahwa apa yang selama ini dilakukan oleh kaum perempuan mendapatkan dukungan ya, kader posyandu, kader PKK, kemudian guru PAUD jadi mereka menuntut perhatian yang besar pada sektor pendidikan dan sektor pengasuhan,” pungkasnya

 

 

Politik

“Kami sangat mengapresiasi langkah Gubernur Jawa Barat, Bapak Dedi Mulyadi, dalam meluncurkan program Teater Masuk Sekolah ini. Ini adalah terobosan yang sangat baik dalam membangun karakter anak-anak kita secara utuh,” ujar Faisal saat menerima audiensi Komunitas 3275 Art Play selaku penyelenggara Bekasi Monolog Festival 2026, Senin 14 September 2026.

Politik

“Concern-nya adalah membahas PKS terkait Bantar Gebang. Akhir Oktober, tanggal 25 atau 26, PKS-nya berakhir. Oleh karenanya kami mengusulkan rapat gabungan dengan Komisi I,” kata Latu kepada wartawan termasuk bekasiguide.com, Senin 14 September 2026.

Exit mobile version