Peristiwa

Polres Metro Bekasi Kota Simulasi Pengamanan Pilkada 2024

Polres Metro Bekasi Kota menggelar simulasi pengamanan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.

Polres Metro Bekasi Kota menggelar simulasi pengamanan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024. Simulasi ini dilakukan untuk mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban selama masa Pilkada berjalan.

Kabag Ops Ops Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Agus Rohmat mengatakan dalam simulasi ini seluruh pasukan gabungan memperagakan adegan suasana mulai dari pendaftaran pasangan calon walikota hingga pengumuman calon nama yang akan mengikuti Pilkada 2024.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

“Jadi mulai dari pendaftaran, kemudian pengumuman penetapan paslon, kemudian pada tahapan kampanye. Pada saat masa tenang, pemungutan suara kemudian kita simulasikan tadi kalau memang ada massa yang tidak puas dengan hasil pengumuman pemenang, terjadi chaos, itu yang kami peragakan,” kata Agus kepada wartawan termasuk bekasiguide.com, Kamis, 08 Agustus 2024.

Memasuki masa Pilkada 2024, Polres Metro Bekasi Kota akan mengerahkan 950 personil untuk berjaga di tempat-tempat seperti Kantor Bawaslu dan KPU.

“Dari polres nanti sudah kami siapkan dari mulai tahapan-tahapan itu personel-personel mulai dari kantor KPU, kantor bawaslu udah kami jaga. Kami pengamanan selama 24 jam,” jelasnya.

Peristiwa

“Kami telah meminta keterangan para pihak dan menelusuri informasi yang diperoleh. Setiap fakta kami periksa secara objektif, termasuk pengakuan yang bersangkutan mengenai bagaimana kucing itu terlepas, sehingga penanganannya didasarkan pada keterangan yang dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Verdika dikutip Bekasiguide.com, Sabtu 17 Oktober 2026.

Peristiwa

“Tim SAR gabungan melakukan pencarian dengan membagi personel menjadi tiga SRU. SRU pertama menggunakan perahu karet dan SRU kedua menggunakan perahu rafting, masing-masing melakukan penyisiran sejauh 200 meter dari lokasi kejadian. Sementara itu, SRU ketiga melakukan pencarian secara visual melalui jalur darat dengan area penyisiran hingga satu kilometer dari titik lokasi kejadian,” ujar Bobby dikutip Bekasiguide.com, Jumat 16 Oktober 2026.

Peristiwa

“Dalam kejadian tersebut, AZ diduga menodongkan pistol jenis airgun kepada korban sambil berkata, “Serahin handphonenya.”pelaku kemudian melepaskan satu kali tembakan ke arah atas sebelum meninggalkan tempat kejadian perkara (TKP). Korban sempat mengejar para pelaku sambil berteriak meminta pertolongan,” jelas Kapolres dikutip Bekasiguide.com, Kamis 15 Oktober 2026.

Peristiwa

“PUSPAGA Kota Bekasi memiliki komitmen yang kuat dalam perlindungan korban dan saksi. Kami sebenarnya sudah menyiapkan skema pencegahan dini, baik terkait kebutuhan psikologis maupun perlindungan hukum,” kata Resa dikutip Bekasiguide.com, Kamis 15 Oktober 2026.

Exit mobile version