Politik

Diperiksa Bawaslu, Pj Wali Kota Dicecar 30 Pertanyaan

Penjabat (Pj) Wali Kota Bekasi, Raden Gani Muhammad datang memenuhi panggilan Bawaslu Kota Bekasi terkait dugaan pelanggaran netralitas ASN, Rabu 17 Januari 2024.

Gani mengungkapkan, dirinya diberikan 30 pertanyaan oleh penyidik dari Bawaslu terkait kasus Jersey nomor 2.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

“Ada sekitar 30an pertanyaan, kita juga sudah menyampaikan apa yang kita lakuin dan berikan waktu yang cukup untuk Bawaslu untuk bekerja,” kata Gani kepada awak media, Rabu 17 Januari 2024.

Gani menegaskan, tidak ada unsur ketidaknetralan dalam kasus foto viral Jersey nomor 2. Pihaknya juga sudah memberikan keterangan dan menyerahkan hasil penyelidikan seluruhnya ke Bawaslu.

“Itu gak ada, biarkan Bawaslu yg menilai, tapi kami sudah menjelaskan semua pada Bawaslu dan Bawaslu adalah orang” yg proposional,” jelas Gani.

Politik

“Musda ini adalah proses regenerasi kepemimpinan setelah sebelumnya dimulai dari pemilihan Ketua Majelis Syuro, Presiden PKS, hingga tingkat provinsi. Kini, saatnya kota dan kabupaten melakukan regenerasi, termasuk Kota Bekasi pada 7 September 2025,” ujar Heri dalam keterangannya dikutip bekasiguide.com pada Jumat, 29 Agustus 2025.

Politik

“Innalillahi wainnailaihi rojiun, ini merupakan amanah yang tidak ringan. Mohon doa dari segenap senior, pengurus, dan kader agar DPD PKS Kota Bekasi bisa lebih baik dan sukses ke depan. Saya bukan merasa yang terbaik, tetapi ini adalah keputusan partai yang melalui proses dan pertimbangan panjang,” ujarnya kepada wartawan pada Kamis, 14 Agustus 2025.

Exit mobile version