Metropolitan

Jelang Nataru, Armada Bus Wajib Ramp Check

Jelang libur natal dan tahun baru (Nataru), armada bus khususnya bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP), wajib mengikuti ramp check. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan keselamatan dan mengurangi angka kecelakaan di jalan raya.

Kepala Terminal Induk Kota Bekasi, Hermawan mengatakan, kegiatan ramp check yang sudah diputuskan oleh Kementerian terkait, sudah dimulai sejak tanggal 21 November hingga 22 Desember 2023.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

“Secara nasional sudah dilakukan kegiatan ramp cheknya mulai 21 November sampai dengan 22 Decmsember 2023,” tutur Hermawan, Senin 27 November 2023.

Dijelaskan Hermawan, ramp checknya sendiri, difokuskan kepada pengecekan kelengkapan dokumen kendaraan, keamanan kendaraan mulai dari pengecekan roda, alat setir, pengereman, alat pemadam api ringan (APAR), lampu kendaraan dan lainnya.

“Ada beberapa hal yang dicek oleh petugas terkait,” jelasnya.

Untuk ramp check di Terminal Induk Kota Bekasi sendiri, pelaksanaanya diprediksi akan dilakukan pada awal atau pertengahan bulan Desember 2023.

“Kemungkinan di Terminal Induk Kota Bekasi awal atau pertengahan Desember, menunggu jadwal dari Kementerian terkait,” terangnya.

Saat dikonfirmasi apakah agen-agen bus yang menyelenggarakan kegiatan operasional mengangkut penumpang selama jataru di Jalan Joyomartono, Bekasi Timur, ia menegaskan, bahwa bus-bus tersebut juga wajib di ramp check, hanya saja disesuaikan dengan lokasi keberangkatan atau terminal awal mereka berangkat.

“Tetap di ramp check, hanya saja perbedaannya, mereka di ramp check di terminal awal keberangkatan mereka, misalkan saja mereka berangkat dari Terminal Pulogadung, maka mereka melaksanakan ramp checknya di Terminal Pulogadung dan begitu seterusnya,” tandas Hermawan.

Metropolitan

Peringatan HUT ke-29 Kota Bekasi diisi dengan berbagai rangkaian kegiatan, mulai dari gerakan keagamaan, tabur bunga untuk mengenang para pahlawan, hingga peresmian sejumlah infrastruktur.
Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, mengatakan rangkaian kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mengingat kembali perjuangan para pendahulu sekaligus memotivasi masyarakat dalam membangun kota.
“Ini adalah rangkaian peringatan HUT ke-29 Kota Bekasi. Kemarin ada gerakan mengenal Al-Qur’an, gerakan cinta Al-Qur’an melalui kegiatan menulis dan membaca Al-Qur’an, kemudian juga tabur bunga untuk mengenang para pahlawan,” ujar Tri.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi pengingat bahwa generasi saat ini merupakan pewaris kemerdekaan yang telah diperjuangkan para pahlawan.
Selain itu, dalam momentum HUT Kota Bekasi tahun ini, pemerintah juga meresmikan sejumlah fasilitas serta membuka akses jalan yang dinilai menjadi salah satu urat nadi mobilitas warga.
“Hari ini kita juga mempersembahkan satu jalan yang menjadi urat nadi Kota Bekasi, yaitu Jalan Swatantra yang sudah dibuka. Ini merupakan kerja keras yang dipercepat untuk dipersembahkan pada peringatan HUT Kota Bekasi,” katanya.
Tri juga menegaskan bahwa usia ke-29 tahun menjadi momentum evaluasi bagi pemerintah daerah, termasuk dalam satu tahun terakhir masa kepemimpinannya.
Menurutnya, pembangunan Kota Bekasi tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif masyarakat.
“Tentu sudah banyak capaian yang diraih, tetapi masih banyak pekerjaan rumah yang harus kita selesaikan bersama. Ini hanya bisa dilakukan jika masyarakat bersatu, bergotong royong, dan peduli terhadap pembangunan kota,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kota Bekasi juga memberikan penghormatan kepada salah satu tokoh pejuang daerah, yakni M.H. Subuan. Penghormatan dilakukan dengan penempatan helm pahlawan serta penyediaan infografis sejarah di area Alun-Alun Kota Bekasi agar masyarakat dapat mengenal perjuangan tokoh tersebut.
Tri berharap momentum HUT ke-29 Kota Bekasi dapat memperkuat semangat kebersamaan masyarakat dalam melanjutkan pembangunan kota ke depan.
“Pemerintah hanya menggelorakan semangatnya, tetapi pada dasarnya masyarakatlah yang menjadi pelaku utama pembangunan. Karena itu, kebersamaan dan gotong royong menjadi kunci kemajuan Kota Bekasi,” tutupnya.

Exit mobile version