Metropolitan

Diskominfo Optimis Target 1000 Wifi Akhir Tahun Terpenuhi

Sekretaris Dinas Diskominfo Kota Bekasi, Zalaludin

Diskominfo Kota Bekasi optimis target pemasangan 1000 wifi di area publik bisa terealisasi hingga akhir tahun 2023.

Sekretaris Dinas Diskominfo Kota Bekasi, Zalaludin mengatakan, sampai saat ini sekitar 900 lebih wifi sudah terpasang di sejumlah area publik.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

“Sudah 900 lebih yang terpasang di area publiknya, seperti di lahan fasos-fasum atau Kantor RT maupun RW di wilayah,” tuturnya, Rabu (1/11/2023).

Dijelaskannya, pemasangan wifi tersebut berdasarkan permintaan dari warga atau pengurus RT atau RW setempat.

“Biasanya warga atau pengurusnya yang mengajukan ke Diskominfo Kota Bekasi,” jelasnya.

Selain itu, kata dia, bagi area fasos-fasum yang sudah terpasang namun pemakaiannya tidak maksimal, maka pihaknya akan melakukan evaluasi sebelum nantinya akan dipindahkan ke lokasi fasos-fasum baru sesuai dengan permintaan yang ada.

“Kalau pemakaiannya tidak maksimal disuatu tempat, maka akan kami evaluasi terlebih dahulu sebelum dipindahkan ke lokasi baru,” pungkasnya.

Meskipun demikian, Zalaludin optimis target 1000 wifi hingga akhir tahun 2023, bisa terealisasi semuanya.

“Optimis bisa terealisasikan targetnya,” pungkas Zalaludin.

Metropolitan

Peringatan HUT ke-29 Kota Bekasi diisi dengan berbagai rangkaian kegiatan, mulai dari gerakan keagamaan, tabur bunga untuk mengenang para pahlawan, hingga peresmian sejumlah infrastruktur.
Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, mengatakan rangkaian kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mengingat kembali perjuangan para pendahulu sekaligus memotivasi masyarakat dalam membangun kota.
“Ini adalah rangkaian peringatan HUT ke-29 Kota Bekasi. Kemarin ada gerakan mengenal Al-Qur’an, gerakan cinta Al-Qur’an melalui kegiatan menulis dan membaca Al-Qur’an, kemudian juga tabur bunga untuk mengenang para pahlawan,” ujar Tri.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi pengingat bahwa generasi saat ini merupakan pewaris kemerdekaan yang telah diperjuangkan para pahlawan.
Selain itu, dalam momentum HUT Kota Bekasi tahun ini, pemerintah juga meresmikan sejumlah fasilitas serta membuka akses jalan yang dinilai menjadi salah satu urat nadi mobilitas warga.
“Hari ini kita juga mempersembahkan satu jalan yang menjadi urat nadi Kota Bekasi, yaitu Jalan Swatantra yang sudah dibuka. Ini merupakan kerja keras yang dipercepat untuk dipersembahkan pada peringatan HUT Kota Bekasi,” katanya.
Tri juga menegaskan bahwa usia ke-29 tahun menjadi momentum evaluasi bagi pemerintah daerah, termasuk dalam satu tahun terakhir masa kepemimpinannya.
Menurutnya, pembangunan Kota Bekasi tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif masyarakat.
“Tentu sudah banyak capaian yang diraih, tetapi masih banyak pekerjaan rumah yang harus kita selesaikan bersama. Ini hanya bisa dilakukan jika masyarakat bersatu, bergotong royong, dan peduli terhadap pembangunan kota,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kota Bekasi juga memberikan penghormatan kepada salah satu tokoh pejuang daerah, yakni M.H. Subuan. Penghormatan dilakukan dengan penempatan helm pahlawan serta penyediaan infografis sejarah di area Alun-Alun Kota Bekasi agar masyarakat dapat mengenal perjuangan tokoh tersebut.
Tri berharap momentum HUT ke-29 Kota Bekasi dapat memperkuat semangat kebersamaan masyarakat dalam melanjutkan pembangunan kota ke depan.
“Pemerintah hanya menggelorakan semangatnya, tetapi pada dasarnya masyarakatlah yang menjadi pelaku utama pembangunan. Karena itu, kebersamaan dan gotong royong menjadi kunci kemajuan Kota Bekasi,” tutupnya.

Exit mobile version