Metropolitan

Plt Wali Kota Bekasi Berharap Ekonomi Kerakyatan Terus Dikembangkan

Plt Wali Kota Bekasi Tri Adhianto berharap agar program ekonomi kerakyatan terus dikembangkan. Demikian disampaikan saat menghadiri gebyar hadiah tabungan cempaka Koperasi Pasar (Koppas) Kranggan, di Jatisampurna, Kota Bekasi, Sabtu (29/7/2023).

Dengan konsep ekonomi kerakyatan dan gotong royong, kata Tri Adhianto, program pinjaman koperasi diharapkan bisa lebih produktif.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

“Ekonomi kerakyatan harus kita kembangkan, sehingga berkontribusi untuk pembangunan Kota Bekasi yang cerdas kreatif maju sejahtera dan ihsan,” kata Tri.

Sementara itu Ketua Koppas Kranggan Anim Imamuddin mengatakan, agenda gebyar hadiah ini adalah agenda tahunan.

Acara ini sekaligus dilakukan dalam rangka memeriahkan hari koperasi yang diperingati setiap 12 Juli.

“Kita mengeluarkan budget tahun untuk acara tahun ini sekitar Rp300 jutaan. Termasuk hadiahnya yang dibagikan kepada para penabung di Koppas Kranggan,” kata Anim.

Wakil Ketua I DPRD Kota Bekasi ini menambahkan, saat ini jumlah penabung di Koppas Kranggan mencapai sekitar 24.600 orang dengan omset sekitar Rp136,7 miliar.

“Kita badan hukumnya berskala nasional jadi dari mana saja (tidak hanya Bekasi) bisa nabung disini. Syaratnya mudah, cukup bawa KTP saja,” pungkasnya. (Bams)

Metropolitan

Peringatan HUT ke-29 Kota Bekasi diisi dengan berbagai rangkaian kegiatan, mulai dari gerakan keagamaan, tabur bunga untuk mengenang para pahlawan, hingga peresmian sejumlah infrastruktur.
Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, mengatakan rangkaian kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mengingat kembali perjuangan para pendahulu sekaligus memotivasi masyarakat dalam membangun kota.
“Ini adalah rangkaian peringatan HUT ke-29 Kota Bekasi. Kemarin ada gerakan mengenal Al-Qur’an, gerakan cinta Al-Qur’an melalui kegiatan menulis dan membaca Al-Qur’an, kemudian juga tabur bunga untuk mengenang para pahlawan,” ujar Tri.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi pengingat bahwa generasi saat ini merupakan pewaris kemerdekaan yang telah diperjuangkan para pahlawan.
Selain itu, dalam momentum HUT Kota Bekasi tahun ini, pemerintah juga meresmikan sejumlah fasilitas serta membuka akses jalan yang dinilai menjadi salah satu urat nadi mobilitas warga.
“Hari ini kita juga mempersembahkan satu jalan yang menjadi urat nadi Kota Bekasi, yaitu Jalan Swatantra yang sudah dibuka. Ini merupakan kerja keras yang dipercepat untuk dipersembahkan pada peringatan HUT Kota Bekasi,” katanya.
Tri juga menegaskan bahwa usia ke-29 tahun menjadi momentum evaluasi bagi pemerintah daerah, termasuk dalam satu tahun terakhir masa kepemimpinannya.
Menurutnya, pembangunan Kota Bekasi tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif masyarakat.
“Tentu sudah banyak capaian yang diraih, tetapi masih banyak pekerjaan rumah yang harus kita selesaikan bersama. Ini hanya bisa dilakukan jika masyarakat bersatu, bergotong royong, dan peduli terhadap pembangunan kota,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kota Bekasi juga memberikan penghormatan kepada salah satu tokoh pejuang daerah, yakni M.H. Subuan. Penghormatan dilakukan dengan penempatan helm pahlawan serta penyediaan infografis sejarah di area Alun-Alun Kota Bekasi agar masyarakat dapat mengenal perjuangan tokoh tersebut.
Tri berharap momentum HUT ke-29 Kota Bekasi dapat memperkuat semangat kebersamaan masyarakat dalam melanjutkan pembangunan kota ke depan.
“Pemerintah hanya menggelorakan semangatnya, tetapi pada dasarnya masyarakatlah yang menjadi pelaku utama pembangunan. Karena itu, kebersamaan dan gotong royong menjadi kunci kemajuan Kota Bekasi,” tutupnya.

Exit mobile version