Metropolitan

Plt Wali Kota Resmikan Gapura Masjid Babut Taubah

DIIRINGI rintik hujan tipis, Plt. Walikota Bekasi, Tri Adhianto, menggunting pita peresmian Gapura Masjid Babut Taubah, Kemang Pratama, Rawalumbu, Sabtu (25/02/2023).

“Sekarang masyarakat yang lewat Kemang, bisa gampang melihat ada masjid di sini,” katanya.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

Plt. Wali Kota juga menyebut saat ini jalan Kemang yang menjadi jalan kolektor Jl Pekayon dan Jl Siliwangi, banyak warga yang melintas. Sehingga, dengan gerbang yang baru ini bisa membantu masyarakat yang hendak shalat jumat misalnya.

Gapura gerbang ini berada di Jl. Citra Niaga Raya di RW 20. yang mengarah langsung ke masjid. Pembangunannya dibantu oleh BPR Syariah Patriot.

Disebutkan juga, agar gerbang menjadi nilai tambah bagi masyarakat sekitar dan masjid. Karenanya, hal ini menjadi syiar dan perlu mendapat apresiasi kepada masyarakat sekitar.

Tampak hadir Hari Paerani, Anggota DPRD Kota Bekasi, para tokoh masyarakat, perwakilan masjid di lingkungan Kemang Pratama, dan jamaah masjid Babut Taubah.

Ketua Yayasan Babuttaubah Insani, Ir Rusli Abdillah, mengatakan berterima kasih kepada semua fihak. Sehingga, dengan selesainya pembangunan semoga bisa lebih menjadikan kemakmuran masjid. (chotim)

Metropolitan

Peringatan HUT ke-29 Kota Bekasi diisi dengan berbagai rangkaian kegiatan, mulai dari gerakan keagamaan, tabur bunga untuk mengenang para pahlawan, hingga peresmian sejumlah infrastruktur.
Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, mengatakan rangkaian kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mengingat kembali perjuangan para pendahulu sekaligus memotivasi masyarakat dalam membangun kota.
“Ini adalah rangkaian peringatan HUT ke-29 Kota Bekasi. Kemarin ada gerakan mengenal Al-Qur’an, gerakan cinta Al-Qur’an melalui kegiatan menulis dan membaca Al-Qur’an, kemudian juga tabur bunga untuk mengenang para pahlawan,” ujar Tri.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi pengingat bahwa generasi saat ini merupakan pewaris kemerdekaan yang telah diperjuangkan para pahlawan.
Selain itu, dalam momentum HUT Kota Bekasi tahun ini, pemerintah juga meresmikan sejumlah fasilitas serta membuka akses jalan yang dinilai menjadi salah satu urat nadi mobilitas warga.
“Hari ini kita juga mempersembahkan satu jalan yang menjadi urat nadi Kota Bekasi, yaitu Jalan Swatantra yang sudah dibuka. Ini merupakan kerja keras yang dipercepat untuk dipersembahkan pada peringatan HUT Kota Bekasi,” katanya.
Tri juga menegaskan bahwa usia ke-29 tahun menjadi momentum evaluasi bagi pemerintah daerah, termasuk dalam satu tahun terakhir masa kepemimpinannya.
Menurutnya, pembangunan Kota Bekasi tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif masyarakat.
“Tentu sudah banyak capaian yang diraih, tetapi masih banyak pekerjaan rumah yang harus kita selesaikan bersama. Ini hanya bisa dilakukan jika masyarakat bersatu, bergotong royong, dan peduli terhadap pembangunan kota,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kota Bekasi juga memberikan penghormatan kepada salah satu tokoh pejuang daerah, yakni M.H. Subuan. Penghormatan dilakukan dengan penempatan helm pahlawan serta penyediaan infografis sejarah di area Alun-Alun Kota Bekasi agar masyarakat dapat mengenal perjuangan tokoh tersebut.
Tri berharap momentum HUT ke-29 Kota Bekasi dapat memperkuat semangat kebersamaan masyarakat dalam melanjutkan pembangunan kota ke depan.
“Pemerintah hanya menggelorakan semangatnya, tetapi pada dasarnya masyarakatlah yang menjadi pelaku utama pembangunan. Karena itu, kebersamaan dan gotong royong menjadi kunci kemajuan Kota Bekasi,” tutupnya.

Exit mobile version