Metropolitan

Pj Bupati Bekasi Tancap Gas, Ini Program Prioritasnya

Dani Ramdan saat dilantik jadi Pj Bupati Bekasi, Senin (23/5).

Penjabat atau Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan langsung tancap gas usai dilantik oleh Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum. Ada empat program kerja yang menjadi prioritasnya selama sekitar setahun menjadi kepala daerah.

“Ada empat fokus permasalahan utama yang akan dijadikan program,” kata Dani, Rabu (25/05/2022).

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

Program kerja pertama yakni pembangunan infrastruktur yang dikelompokkan menjadi tiga sub program. Yaitu bidang perhubungan seperti jalan, drainase dan PJU.

“Kemudian bidang permukiman seperti penuntasan air kotor, penyediaan air bersih, sampah dan rumah tidak layak huni. Terakhir infrastruktur pembangunan fasos dan fasum,” ucapnya.

Program kerja kedua yaitu mengurangi angka pengangguran bagi warga Kabupaten Bekasi. Pada program ini, dia mengatakan akan membentuk satgas dengan melibatkan berbagai instansi lintas sektoral.

“Tadi dalam diskusi muncul gagasan kami akan bentuk satgas pengangguran, nanti mungkin istilahnya akan kami diskusikan lagi. Bentuknya seperti satgas Covid-19, rapatnya intens, berbagai sektoral. Kami eksekusi bersama agar dari waktu ke waktu pengangguran bisa kita tuntaskan,” ucapnya.

Untuk pembangunan infrastruktur, Dani mengatakan akan melibatkan perusahaan dengan memanfaatkan program corporate social responsibility (CSR). Pada program ini, pihaknya juga akan membentuk satgas dari unsur Pemkab Bekasi dan perusahaan.

“Selain APBD akan kami efektifkan, APBN juga kita tarik, dan CSR. Karena di sini banyak aspirasi tadi bagaimana CSR ini bisa dikelola secara baik. Kami akan bentuk satgas khusus, tadi sudah ada kesediaan dari Apindo, Kadin dan pengelola kawasan industri untuk duduk bareng dalam satu komite agar nanti terang-benderang,” ungkapnya.

Program kerja yang menjadi priortas selanjutnya yaitu pemulihan ekonomi dan reformasi birokrasi, khususnya pelayanan kepada masyarakat.(kendra)

Metropolitan

“Melalui Operasi Patuh Jaya 2026 ini, kami mengedepankan pendekatan yang humanis dan edukatif kepada masyarakat. Penegakan hukum bukan semata-mata untuk memberikan sanksi, tetapi juga untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar lebih disiplin dan tertib dalam berlalu lintas. Kami berharap melalui operasi ini, angka pelanggaran dan risiko kecelakaan lalu lintas di wilayah Kabupaten Bekasi dapat ditekan,” ujar Kapolres dikutip Bekasiguide.com, Kamis 29 Oktober 2026.

Metropolitan

“Disdukcapil Kota Bekasi menjadi satu-satunya OPD yang berhasil menempatkan dua ASN sebagai finalis lima besar di dua kategori berbeda. Ini menjadi bukti bahwa pembangunan karakter dan kualitas SDM yang kami lakukan mampu melahirkan aparatur yang layak mendapatkan apresiasi,” ujar Taufiq dikutip bekasiguide.com, Rabu 28 Oktober 2026.

Exit mobile version