Metropolitan

Dishub Terus Berbenah Hadapi Arus Mudik Lebaran

Sekretaris Dinas Perhubungan Kota Bekasi, Karya Sukma dan Kabid Pengendalian dan Operasional (Dal Ops), Ikhwanudin saat menjelaskan persiapan jelang arus mudik lebaran Idul Fitri 1443 Hijriah.

BEKASI- Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi terus berbenah mempersiapkan fasilitas, sarana dan prasarana pendukung lalu lintas jelang arus mudik Idul Fitri 1443 Hijriah.

Sekretaris Dinas Perhubungan Kota Bekasi, Karya Sukma menekankan pada jajarannya agar memberikan kenyamanan bagi pemudik yang melewati jalan jalan di Kota Bekasi.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

“Saya pastikan, personil turun langsung mengamankan jalur mudik sehingga warga yang pulang kampung lancar dan selamat sampai tujuan masing masing,” ucapnya pada Rabu (13/04/2022).

Sementara, Kepala Bidang Pengendalian dan Operasional (Dal Ops) Dinas Perhubungan, Ikhwanudin mengatakan lancarnya arus mudik Idul Fitri 1443 Hijriah tak terlepas dari kesiapsiagaan personel dan fasilitas pendukung lalu lintas.

“Baik personel dan fasilitas lainnya seperti Traffic Con, Rambu Portabel itu kami siapkan sebagai peranan pendukung untuk perhelatan mudik lebaran. Dan kami menyiapkan juga mobil derek bila sewaktu waktu ada kendaraan yang mogok ditengah jalan,” ungkapnya.

Selain mempersiapkan fasilitas pendukung berupa sarana dan prasarana. Dishub juga melakukan rapat perencanaan dan kajian guna mengantisipasi kepadatan kendaraan. Salah satunya perlu tidaknya nanti untuk dilakukan rekayasa lalu lintas bila terjadi kepadatan arus.

baca juga : https://bekasiguide.com/2022/04/13/diprediksi-h-7-lebaran-254-juta-kendaraan-keluar-jabodetabek/

“Kita lakukan koordinasi juga dengan Satlantas Polres Metro Bekasi Kota untuk menghadapi arus mudik lebaran. Dari koordinasi nanti kita petakan tiik-titik mana saja yang menjadi rawan kemacetan dan volume kendaraan yang berlebih, dan disitu kita tempatkan petugas lebih banyak,” katanya.

“Dan kami selaku Dinas Perhubungan Kota Bekasi akan membantu dan memaksimalkan untuk susksesnya kegiatan mudik lebaran pada tahun ini,” tandas Ikhwanudin.

Metropolitan

Peringatan HUT ke-29 Kota Bekasi diisi dengan berbagai rangkaian kegiatan, mulai dari gerakan keagamaan, tabur bunga untuk mengenang para pahlawan, hingga peresmian sejumlah infrastruktur.
Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, mengatakan rangkaian kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mengingat kembali perjuangan para pendahulu sekaligus memotivasi masyarakat dalam membangun kota.
“Ini adalah rangkaian peringatan HUT ke-29 Kota Bekasi. Kemarin ada gerakan mengenal Al-Qur’an, gerakan cinta Al-Qur’an melalui kegiatan menulis dan membaca Al-Qur’an, kemudian juga tabur bunga untuk mengenang para pahlawan,” ujar Tri.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi pengingat bahwa generasi saat ini merupakan pewaris kemerdekaan yang telah diperjuangkan para pahlawan.
Selain itu, dalam momentum HUT Kota Bekasi tahun ini, pemerintah juga meresmikan sejumlah fasilitas serta membuka akses jalan yang dinilai menjadi salah satu urat nadi mobilitas warga.
“Hari ini kita juga mempersembahkan satu jalan yang menjadi urat nadi Kota Bekasi, yaitu Jalan Swatantra yang sudah dibuka. Ini merupakan kerja keras yang dipercepat untuk dipersembahkan pada peringatan HUT Kota Bekasi,” katanya.
Tri juga menegaskan bahwa usia ke-29 tahun menjadi momentum evaluasi bagi pemerintah daerah, termasuk dalam satu tahun terakhir masa kepemimpinannya.
Menurutnya, pembangunan Kota Bekasi tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif masyarakat.
“Tentu sudah banyak capaian yang diraih, tetapi masih banyak pekerjaan rumah yang harus kita selesaikan bersama. Ini hanya bisa dilakukan jika masyarakat bersatu, bergotong royong, dan peduli terhadap pembangunan kota,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kota Bekasi juga memberikan penghormatan kepada salah satu tokoh pejuang daerah, yakni M.H. Subuan. Penghormatan dilakukan dengan penempatan helm pahlawan serta penyediaan infografis sejarah di area Alun-Alun Kota Bekasi agar masyarakat dapat mengenal perjuangan tokoh tersebut.
Tri berharap momentum HUT ke-29 Kota Bekasi dapat memperkuat semangat kebersamaan masyarakat dalam melanjutkan pembangunan kota ke depan.
“Pemerintah hanya menggelorakan semangatnya, tetapi pada dasarnya masyarakatlah yang menjadi pelaku utama pembangunan. Karena itu, kebersamaan dan gotong royong menjadi kunci kemajuan Kota Bekasi,” tutupnya.

Exit mobile version