İstanbul escort bayan sivas escort samsun escort bayan sakarya escort Muğla escort Mersin escort Escort malatya Escort konya Kocaeli Escort Kayseri Escort izmir escort bayan hatay bayan escort antep Escort bayan eskişehir escort bayan erzurum escort bayan elazığ escort diyarbakır escort escort bayan Çanakkale Bursa Escort bayan Balıkesir escort aydın Escort Antalya Escort ankara bayan escort Adana Escort bayan

Kamis, Februari 29, 2024
BerandaPeristiwaWarga Protes Minta Ganti Nama Gerbang Tol

Warga Protes Minta Ganti Nama Gerbang Tol

Caption : Elemen Masyarakat Tambun Utara Protes pemberian nama gerbang tol yang menurut mereka tidak sesuai wilayah administrasi gerbang tol tersebut berada.

-

TAMBUN UTARA- Buntut tidak dipenuhinya usulan masyarakat Tambun Utara, Kabupaten Bekasi soal pemberian nama gerbang tol di ruas Tol Cibitung – Cilincing. Elemen masyarakat setempat protes dan menghentikan pekerjaan pemasangan nama gerbang Tol yang berada di desa Srijaya, kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi pada Minggu (10/04/2022) malam.

Dari keterangan yang berhasil dihimpun, warga melakukan protes lantaran pemberian nama pintu gerbang tol yang menurut mereka tidak sesuai dengan wilayah administrasi gerbang tol.

Agus Sutejo, Ketua Karang Taruna Tambun Utara menjelaskan protes warga dipicu karena pihak pengelola jalan tol Cibitung-Cilincing tidak mengindahkan usulan, yakni mengubah nama dari Gerbang Tol Tambelang menjadi Gerbang Tol Tambun Utara atau Gerbang Tol Gabus Raya.

“Kita terpaksa aksi malam hari untuk menghentikan proses pemasangan nama gerbang tol ini. Ini kan bukan wilayah Tambelang, kok nama gerbang tolnya Tambelang? Harusnya disini Gerbang Tol Tambun Utara atau Gabus Raya. Kita akan terus melakukan aksi sebelum nama gerbang dirubah,” kata Agus Sutejo.

Sementara itu tokoh masyarakat setempat, Drahim Sada menyatakan, dengan pemasangan nama Gerbang Tol Tambelang. Maka pihak pengelola jalan Tol Cibitung – Cilincing telah melakukan pembohongan publik. Pasalnya untuk sampai ke Tambelang, jarak yang ditempuh sekira empat kilometer.

baca juga : https://bekasiguide.com/2022/04/10/update-harga-kebutuhan-pokok-di-kota-bekasi/

“Ini kan namanya pembohongan publik. Kalau keluar pintu Tambelang, ya gak ada kan ini wilayah Tambun Utara. Kalau mau ke Tambelang dari sini sekitar empat hingga lima kilometer,” kata Drahim.

Sekadar diketahui, Protes warga dapat diredam dan berhenti melakukan aksi setelah pihak kepolisian dan apartur kecamatan setempat berjanji memfasilitasi pertemuan antara kedua belah pihak sehingga mendapat titik temu soal pemberian nama.

Sebelum meninggalkan lokasi, masyarakat tetap pada pendiriannya dengan menyodorkan nama Gerbang Tol Tambun Utara atau Gabus Raya. Warga memberikan catatan, bila tuntutannya tidak terpenuhi akan menerjunkan massa yang lebih besar. (ded)

Related articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
3,912PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
spot_img

Latest posts