Kesehatan

Pemkot Bekasi Dorong Perusahaan Adakan Vaksinasi

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi, memberikan pengarahan kepada sejumlah HRD perusahaan, belum lama ini.

Pemerintah Kota Bekasi mendorong agar setiap perusahaan aktif mengadakan vaksinasi massal. Hal ini sebagai upaya mempercepat capaian herd immunity.

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi menegaskan bahwa pekerja atau pegawai harus diwajibkan untuk pelaksanaan vaksin. Menurutnya, vaksinasi sebagai salah satu upaya pencegahan penyebaran wabah Covid 19 sebagai antibodi jika terserang virus.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

“Namun, jangan menjadi jumawa jika sudah divaksin tetap melakukan penegakan protokol kesehatan seperti pemakaian masker. Kami tegaskan, semua karyawan di perusahaan wajib mengikuti vaksinasi,” kata Rahmat Effendi saat memberikan pengarahan kepada sejumlah HRD perusahaan.

Dalam kesempatan tersebut, walikota didampingi Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Bekasi, Ika Yarti, Kepala Dinas Kesehatan, Tanti Rohilawaty, Kepala Dinas Pariwisata Budaya, M. Ridwan dan segenap kepala HRD se Kota Bekasi dalam gebrakan vaksinasi di Kota Bekasi.

Pemerintah Kota Bekasi, lanjut Rahmat, telah menyiapkan Tenaga Kesehatan (nakes) hingga dosis vaksin. Pihak perusahaan, lanjutnya, hanya menyiapkan tempat dan mengajak seluruh karyawan untuk mengikuti vaksinasi massal.
“Kami siapkan dosisnya, Tenaga Kesehatannya, hanya kami minta tempat untuk pelaksanaannya di perusahaan, kami akan terus melakukan gebrakan ini dalam peningkatan herd immunity, dipastikan juga ajak keluarga dan kerabat yang ingin vaksin,” tegasnya.

Ketersediaan dosis baik dosis Sinovac, Astrazeneca, Moderna dan Pfizer telah disediakan untuk warga di Kota Bekasi, tugas nya peran Pemerintah baik dari elemen elemen untuk melakukan sosialisasi pentingnya vaksin bagi tubuh kita dalam upaya pencegahan wabah virus Covid 19. Dengan adanya pertemuan ini diharapkan pendongkrakan nilai tambah herd immunity dari target 70 persen menjadi 100 persen. (adv/humas)

Kesehatan

“Sakit kepala biasa biasanya terasa seperti ditekan dan bisa muncul di seluruh bagian kepala. Sementara migrain nyerinya berdenyut dan sering hanya di satu sisi,” jelas Novrialdi dikutip Bekasiguide.com, Kamis 29 Januari 2026.

Kesehatan

“Di masa modern ini, masyarakat ingin menikmati kualitas pelayanan kesehatan serasa seperti berada di rumah sendiri, sehingga RS Taman Harapan Baru ingin menjawab kebutuhan masyarakat tersebut, dengan membuka ruangan VVIP sebanyak 2 kamar dan VIP sebanyak 7 kamar,” ujarnya dalam keterangan resminya dikutip bekasiguide.com, Jumat 05 Desember 2025.

Kesehatan

“Tujuan operasi bibir sumbing gratis ini tentunya untuk memberi dampak kepada masyarakat yang memang membutuhkan, kita mendapat laporan dari pihak puskesmas itu banyak mendapati pasien-pasien yang gizi buruk, penyebab gizi buruk ini bibir sumbing jadi akhirnya kita inisiasi,” kata Fransiscus dikutip Bekasiguide.com, Rabu 10 September 2025.

Exit mobile version