Politik

Intan Tolak Gantikan Posisi Tri dalam Pilkada dari PAN

Politisi Partai Amanat Nasional yang juga anggota DPR RI, Intan Fitriana Fauzi

BEKASI- Politisi Partai Amanat Nasional yang juga anggota DPR RI, Intan Fitriana Fauzi mengakui tidak terpikirkan untuk maju dalam kontestasi Pemilihan Kepala Daerah baik untuk Kota Bekasi maupun di Kota Depok.

Intan yang baru saja terpilih kembali duduk di senayan dari daerah pemilihan Kota Bekasi dan Kota Depok menegaskan bahwa dirinya akan mengabdikan dirinya sebagai wakil rakyat di jalur legislatif.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

“Untuk Pilkada saya sama sekali tidak kepikiran, saya cuma mau fokus  bekerja untuk masyarakat Kota Bekasi dan Kota Depok,”ucap Intan.

Terkait isu hengkangnya sosok Wakil Wali Kota Bekasi yang juga kader PAN, Tri Adhianto dari partai yang menghantarkan sosok Tri menjadi wakil, Intan pun tidak mau berspekulasi terhadap polemik tersebut.

Bahkan sebagai pengurus Partai, Intan pun meyakini bahwa Tri akan masih komitmen dengan PAN.

“Sebagai Pribadi tentunya kami harap Pak Tri masih melihat kontribusi PAN saat Pilkada, dan masih terlalu dini jika beliau dikaitkan pindah ke partai lain,”papar wanita yang juga enterpreuner ini.

Saat disinggung bahwa isu kepindahan Tri dari PAN ke PDIP bukan isapan jempol dan PAN akan memaksa dirinya untuk maju dalam kontestasi Pilkada, Intan sekali lagi dengan tegas tidak akan maju dalam Pilkada.

“Sekalipun DPP memaksakan, kan tergantung saya menerima atau tidak. Dan sekali lagi saya tekankan saya fokus sebagai anggota DPR saja,”tegasnya. (MAN)

Politik

“Kami sangat mengapresiasi langkah Gubernur Jawa Barat, Bapak Dedi Mulyadi, dalam meluncurkan program Teater Masuk Sekolah ini. Ini adalah terobosan yang sangat baik dalam membangun karakter anak-anak kita secara utuh,” ujar Faisal saat menerima audiensi Komunitas 3275 Art Play selaku penyelenggara Bekasi Monolog Festival 2026, Senin 14 September 2026.

Politik

“Concern-nya adalah membahas PKS terkait Bantar Gebang. Akhir Oktober, tanggal 25 atau 26, PKS-nya berakhir. Oleh karenanya kami mengusulkan rapat gabungan dengan Komisi I,” kata Latu kepada wartawan termasuk bekasiguide.com, Senin 14 September 2026.

Exit mobile version