Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Metropolitan

Pj Sekda Kota Bekasi Ajak ASN Gaya Hidup Sederhana

×

Pj Sekda Kota Bekasi Ajak ASN Gaya Hidup Sederhana

Sebarkan artikel ini

BEKASI– Marak pejabat dan keluarga pejabat pamer gaya hidup mewah, Pemerintah Kota Bekasi mengajak para pejabat maupun aparatur sipil negara (ASN) melakukan gaya hidup sederhana dan tidak berlebihan.

“Insyaallah, untuk pejabat dan ASN di Pemkot Bekasi tidak ada yang pamer kekayaan. Apalagi, apa yang mau dipamerkan,” demikian kata Pejabat Sekretaris Daerah Kota Bekasi Junaedi. Selasa (04/04/23) di ruang kerjanya.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

Menurut Junaedi, penghasilan seorang ASN berupa gaji dan tunjangan sudah ada perhitungannya. Apabila ada yang bergaya hidup mewah, akan mendapat sorotan dari masyarakat.

“Harta dan kekayaan pejabat dan ASN itu setiap tahun dilaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melalui laporan harta kekayaan aparatur sipil negara,” katanya.

Junaedi mengatakan bahwa sudah bukan zamannya lagi pejabat maupun ASN memamerkan harta kekayaannya di tengah kehidupan masyarakat yang masih menghadapi kesulitan.

“Jangan bergaya hidup berlebih-lebihan sehingga pada akhirnya besar pasak dari pada tiang. Hidup sederhana saja sesuai dengan kemampuan,” ujarnya.

Pj Sekda, mengajak aparatur sipil negara bekerja dengan baik melayani masyarakat, loyal pada pimpinan, dan disiplin.

“Kami minta jangan melakukan perbuatan yang aneh-aneh hingga akhirnya bisa membawa dampak negatif pada diri sendiri maupun orang lain,” katanya. (ADV HUMAS/bams)

Example 120x600
Metropolitan

Peringatan HUT ke-29 Kota Bekasi diisi dengan berbagai rangkaian kegiatan, mulai dari gerakan keagamaan, tabur bunga untuk mengenang para pahlawan, hingga peresmian sejumlah infrastruktur.
Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, mengatakan rangkaian kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mengingat kembali perjuangan para pendahulu sekaligus memotivasi masyarakat dalam membangun kota.
“Ini adalah rangkaian peringatan HUT ke-29 Kota Bekasi. Kemarin ada gerakan mengenal Al-Qur’an, gerakan cinta Al-Qur’an melalui kegiatan menulis dan membaca Al-Qur’an, kemudian juga tabur bunga untuk mengenang para pahlawan,” ujar Tri.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi pengingat bahwa generasi saat ini merupakan pewaris kemerdekaan yang telah diperjuangkan para pahlawan.
Selain itu, dalam momentum HUT Kota Bekasi tahun ini, pemerintah juga meresmikan sejumlah fasilitas serta membuka akses jalan yang dinilai menjadi salah satu urat nadi mobilitas warga.
“Hari ini kita juga mempersembahkan satu jalan yang menjadi urat nadi Kota Bekasi, yaitu Jalan Swatantra yang sudah dibuka. Ini merupakan kerja keras yang dipercepat untuk dipersembahkan pada peringatan HUT Kota Bekasi,” katanya.
Tri juga menegaskan bahwa usia ke-29 tahun menjadi momentum evaluasi bagi pemerintah daerah, termasuk dalam satu tahun terakhir masa kepemimpinannya.
Menurutnya, pembangunan Kota Bekasi tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif masyarakat.
“Tentu sudah banyak capaian yang diraih, tetapi masih banyak pekerjaan rumah yang harus kita selesaikan bersama. Ini hanya bisa dilakukan jika masyarakat bersatu, bergotong royong, dan peduli terhadap pembangunan kota,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kota Bekasi juga memberikan penghormatan kepada salah satu tokoh pejuang daerah, yakni M.H. Subuan. Penghormatan dilakukan dengan penempatan helm pahlawan serta penyediaan infografis sejarah di area Alun-Alun Kota Bekasi agar masyarakat dapat mengenal perjuangan tokoh tersebut.
Tri berharap momentum HUT ke-29 Kota Bekasi dapat memperkuat semangat kebersamaan masyarakat dalam melanjutkan pembangunan kota ke depan.
“Pemerintah hanya menggelorakan semangatnya, tetapi pada dasarnya masyarakatlah yang menjadi pelaku utama pembangunan. Karena itu, kebersamaan dan gotong royong menjadi kunci kemajuan Kota Bekasi,” tutupnya.