Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Metropolitan

Pj Sekda Kota Bekasi Ajak ASN Gaya Hidup Sederhana

×

Pj Sekda Kota Bekasi Ajak ASN Gaya Hidup Sederhana

Sebarkan artikel ini

BEKASI– Marak pejabat dan keluarga pejabat pamer gaya hidup mewah, Pemerintah Kota Bekasi mengajak para pejabat maupun aparatur sipil negara (ASN) melakukan gaya hidup sederhana dan tidak berlebihan.

“Insyaallah, untuk pejabat dan ASN di Pemkot Bekasi tidak ada yang pamer kekayaan. Apalagi, apa yang mau dipamerkan,” demikian kata Pejabat Sekretaris Daerah Kota Bekasi Junaedi. Selasa (04/04/23) di ruang kerjanya.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

Menurut Junaedi, penghasilan seorang ASN berupa gaji dan tunjangan sudah ada perhitungannya. Apabila ada yang bergaya hidup mewah, akan mendapat sorotan dari masyarakat.

“Harta dan kekayaan pejabat dan ASN itu setiap tahun dilaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melalui laporan harta kekayaan aparatur sipil negara,” katanya.

Junaedi mengatakan bahwa sudah bukan zamannya lagi pejabat maupun ASN memamerkan harta kekayaannya di tengah kehidupan masyarakat yang masih menghadapi kesulitan.

“Jangan bergaya hidup berlebih-lebihan sehingga pada akhirnya besar pasak dari pada tiang. Hidup sederhana saja sesuai dengan kemampuan,” ujarnya.

Pj Sekda, mengajak aparatur sipil negara bekerja dengan baik melayani masyarakat, loyal pada pimpinan, dan disiplin.

“Kami minta jangan melakukan perbuatan yang aneh-aneh hingga akhirnya bisa membawa dampak negatif pada diri sendiri maupun orang lain,” katanya. (ADV HUMAS/bams)

Example 120x600
Metropolitan

“Salah Satu upaya kita untuk meningkatkan kesejahteraan perempuan dalam hal ini pekerja perempuan adalah melakukan program tes IVA. Jika perempuan bekerja maka dia tetap memiliki hak untuk melakukan reproduksi seperti ketika dia menyusui maka perusahaan harus menyiapkan tempat laktasi,” ucap Ida Fauziyah saat mengunjungi memantau tes IVA di PT Indofood, Cikarang Barat, Rabu 19 Juni 2024.

Metropolitan

“Saya sedang membuat prodak sistem pelaporan pencegahan atau prodak gratifikasi pungli. Jadi prodak ini kita akan scan barcode, jadi kalau ada laporannya disitu akan masuk. Kejadiannya kapan, dimana dan jam berapa. Jadi para supir bisa melaporkan ke situ,” kata Johan, Rabu 19 Juni 2024.