Sekretariat DPRD Kota Bekasi di bawah kepemimpinan Sekretaris DPRD (Sekwan) Lia Erliani menunjukkan kinerja yang positif dalam penyelenggaraan pelayanan publik. Berdasarkan hasil Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) Triwulan II Tahun 2026, layanan penerimaan tamu memperoleh predikat Sangat Baik dengan Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) sebesar 93,3, yang termasuk dalam kategori mutu pelayanan A.
Capaian tersebut merupakan hasil evaluasi terhadap layanan penerimaan tamu selama periode 1 April hingga 30 Juni 2026. Sebanyak 39 responden memberikan penilaian melalui aplikasi SISUKMA, platform resmi Pemerintah Kota Bekasi untuk mengukur kualitas pelayanan publik.
Hasil survei menunjukkan bahwa pelayanan yang diberikan oleh Sekretariat DPRD Kota Bekasi telah memenuhi ekspektasi masyarakat. Meskipun memperoleh nilai yang tinggi, Sekretariat DPRD tetap berkomitmen untuk melakukan evaluasi secara berkelanjutan guna meningkatkan kualitas layanan.
“Kami menyampaikan apresiasi atas penilaian yang diberikan oleh masyarakat. Masukan dan saran yang disampaikan akan menjadi bahan evaluasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan penerimaan tamu di DPRD Kota Bekasi,” demikian pernyataan resmi Sekretariat DPRD Kota Bekasi.
Sekwan DPRD Kota Bekasi, Lia Erliani, menyampaikan bahwa hasil survei tersebut menjadi motivasi bagi seluruh jajaran untuk terus memberikan pelayanan yang profesional, responsif, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.
“Capaian ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh jajaran Sekretariat DPRD Kota Bekasi. Kami akan terus berupaya mempertahankan serta meningkatkan kualitas pelayanan dengan mengedepankan nilai-nilai BerAKHLAK dalam setiap aspek pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya dikutip bekasiguide.com, Rabu 22 Juli 2026.
Masyarakat juga dapat mengakses hasil lengkap Survei Kepuasan Masyarakat melalui laman resmi SISUKMA sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pelayanan publik.
“Kami berharap ke depan partisipasi masyarakat dalam memberikan penilaian semakin meningkat, sehingga kualitas pelayanan publik dapat terus kami tingkatkan secara berkelanjutan,” tandas Lia.








