Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Peristiwa

Polisi Dalami Keterlibatan Anak Korban dalam Kasus Pembunuhan WNA Korea di Bekasi

×

Polisi Dalami Keterlibatan Anak Korban dalam Kasus Pembunuhan WNA Korea di Bekasi

Sebarkan artikel ini
Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi, AKBP Jerico Lavian Chandra, memberikan keterangan kepada awak media terkait perkembangan penyidikan kasus pembunuhan WNA Korea Selatan di Kabupaten Bekasi. Foto: Salma/Bekasiguide.

Polres Metro Bekasi masih mendalami kemungkinan keterlibatan anak korban dalam kasus pembunuhan warga negara Korea Selatan yang terjadi di wilayah Tambun Selatan Kabupaten Bekasi.

Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi, AKBP Jerico Lavian Chandra, mengatakan pendalaman dilakukan berdasarkan hasil penyelidikan dan rekaman CCTV yang memperlihatkan pelaku berada di sekitar lokasi sebelum kejadian.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

Menurut Jerico, pelaku HW sempat berjalan di sekitar rumah korban sambil berpura-pura menelepon. Pelaku kemudian menunggu di depan rumah hingga anak korban keluar dan membukakan pagar.

“Pada waktu dia keluar, tersangka langsung masuk. Untuk masalah keterlibatannya sedang kita dalami,” kata Jerico dikutip Bekasigide.com, Rabu 3 Juni 2026.

Setelah berhasil masuk ke dalam rumah, pelaku diduga langsung melancarkan aksinya terhadap korban. Polisi menyebut korban mengalami total 23 luka tusuk akibat serangan tersebut.

Dalam pengungkapan kasus ini, polisi lebih dulu mengamankan SJ. Dari hasil pemeriksaan, SJ mengaku bahwa eksekutor pembunuhan adalah HW. Berdasarkan keterangan tersebut, polisi kemudian menangkap HW saat sedang bekerja di toko bangunan milik keluarganya.

Saat ditangkap, HW tidak melakukan perlawanan. Penyidik juga telah mengantongi sejumlah barang bukti yang menguatkan keterlibatan pelaku.

“Saat dilakukan penangkapan, tidak ada perlawanan dari tersangka. Kami menunjukkan sejumlah barang bukti yang kami miliki dan yang bersangkutan mengakui perbuatannya,” jelasnya.

Sementara itu, polisi masih mencari barang bukti lain yang diduga dibuang ke Kalimalang, termasuk pisau yang digunakan dalam aksi pembunuhan tersebut.

Hingga kini, penyidik terus mendalami peran masing-masing pihak untuk mengungkap secara utuh rangkaian peristiwa pembunuhan yang menewaskan warga negara Korea Selatan tersebut.

 

Example 120x600
Peristiwa

“Motif saudari SJ menyuruh melakukan pembunuhan karena menurut pengakuannya selama ini mengalami tekanan batin, menyimpan rasa dendam dan sakit hati terhadap korban. Selain itu, korban dianggap sering melakukan kekerasan dan tersangka juga ingin menguasai harta milik korban,” kata Sumarni dikutip Bekasiguide.com, Selasa 2 Mei 2026.