Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Peristiwa

Tergiur Sembako Murah, Puluhan Warga Bekasi Diduga Jadi Korban Penipuan 

×

Tergiur Sembako Murah, Puluhan Warga Bekasi Diduga Jadi Korban Penipuan 

Sebarkan artikel ini

Puluhan warga Bekasi diduga menjadi korban penipuan berkedok penjualan sembako murah setelah tergiur tawaran minyak goreng merek Sunco, beras, dan gula dengan harga jauh di bawah pasaran. Akibat kejadian tersebut, total kerugian para korban diperkirakan mencapai lebih dari Rp1 miliar.

Kuasa hukum korban, Wesley Sitohang, mengatakan terlapor berinisial NJ (29) awalnya menawarkan minyak goreng Sanko seharga Rp210 ribu per karton, sementara harga pasaran saat itu sekitar Rp250 ribu. Selisih harga tersebut membuat banyak korban tertarik karena masih dapat menjual kembali dengan keuntungan.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

“Awalnya transaksi berjalan lancar sekitar empat kali pengiriman. Namun pada transaksi berikutnya, barang mulai tidak dikirim dengan alasan stok dari pabrik belum turun atau kendaraan pengangkut mengalami kerusakan,” kata Wesley dikutip Bekasiguide.com, Jumat 24 Juli 2026.

Menurutnya, hingga kini sedikitnya tiga korban telah melapor ke Polres Metro Bekasi Kota. Namun berdasarkan pendataan pihaknya, jumlah korban diduga mencapai lebih dari 10 orang.

Wesley mengungkapkan, korban yang telah didampingi mengalami kerugian sekitar Rp400 juta. Sementara korban lain yang belum bersedia membuat laporan diperkirakan mengalami kerugian hingga sekitar Rp1 miliar.

Kasus ini bermula dari promosi penjualan sembako murah melalui status WhatsApp milik terlapor. Sebagian korban mengenal terlapor sebagai tetangga, sementara lainnya mengetahui informasi tersebut dari keluarga maupun teman yang lebih dulu bertransaksi.

“Karena pengiriman awal lancar, korban semakin percaya. Bahkan ada yang mengajak kerabat dan rekan lainnya untuk ikut membeli sehingga jumlah korban terus bertambah,” ujarnya.

Pihak kuasa hukum juga meminta penyidik memeriksa sejumlah saksi, termasuk anggota keluarga terlapor yang disebut mengetahui aktivitas distribusi barang, guna membantu mengungkap keberadaan terlapor serta mengusut tuntas perkara tersebut.

Saat ini, kasus dugaan penipuan dan penggelapan tersebut masih dalam penanganan Polres Metro Bekasi Kota.

 

Example 120x600
Peristiwa

“Pengungkapan ini berawal dari informasi masyarakat. Setelah dilakukan penyelidikan, petugas mengamankan dua orang pria beserta barang bukti yang diduga berkaitan dengan penyalahgunaan narkotika jenis sabu,” kata Aliyani dikutip Bekasiguide.com, Jumat 23 Oktober 2026. 

Peristiwa

“Kami telah meminta keterangan para pihak dan menelusuri informasi yang diperoleh. Setiap fakta kami periksa secara objektif, termasuk pengakuan yang bersangkutan mengenai bagaimana kucing itu terlepas, sehingga penanganannya didasarkan pada keterangan yang dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Verdika dikutip Bekasiguide.com, Sabtu 17 Oktober 2026.

Peristiwa

“Tim SAR gabungan melakukan pencarian dengan membagi personel menjadi tiga SRU. SRU pertama menggunakan perahu karet dan SRU kedua menggunakan perahu rafting, masing-masing melakukan penyisiran sejauh 200 meter dari lokasi kejadian. Sementara itu, SRU ketiga melakukan pencarian secara visual melalui jalur darat dengan area penyisiran hingga satu kilometer dari titik lokasi kejadian,” ujar Bobby dikutip Bekasiguide.com, Jumat 16 Oktober 2026.

Peristiwa

“Dalam kejadian tersebut, AZ diduga menodongkan pistol jenis airgun kepada korban sambil berkata, “Serahin handphonenya.”pelaku kemudian melepaskan satu kali tembakan ke arah atas sebelum meninggalkan tempat kejadian perkara (TKP). Korban sempat mengejar para pelaku sambil berteriak meminta pertolongan,” jelas Kapolres dikutip Bekasiguide.com, Kamis 15 Oktober 2026.

Peristiwa

“PUSPAGA Kota Bekasi memiliki komitmen yang kuat dalam perlindungan korban dan saksi. Kami sebenarnya sudah menyiapkan skema pencegahan dini, baik terkait kebutuhan psikologis maupun perlindungan hukum,” kata Resa dikutip Bekasiguide.com, Kamis 15 Oktober 2026.