Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang mengguyur wilayah Bekasi sejak pagi, menyebabkan banjir di sejumlah titik dan berdampak pada pasokan listrik bagi pelanggan. Sebagai respons cepat, PLN UP3 Bekasi langsung mengerahkan personel pelayanan teknik siaga yang dilengkapi dengan peralatan lengkap untuk menangani gangguan kelistrikan secara optimal.
PLN UP3 Bekasi mencatat, terdapat 29 gardu yan tersebar di beberapa unit PLN yaitu wilayah kerja ULP Bekasi Kota, ULP Bantar Gebang, dan ULP Babelan, dengan total total 5.190 pelanggan yang terdampak banjir dimana sampai dengan pukul 22.15 WIB, sebanyak 1 gardu dengan total 267 sudah menyala.
Manager PLN UP3 Bekasi, Firman Sadikin, menegaskan bahwa pemadaman sementara di wilayah terdampak banjir dilakukan dengan mempertimbangkan keselamatan pelanggan sebagai prioritas utama.
“Kami memahami bahwa listrik merupakan kebutuhan vital bagi masyarakat. Namun, dalam situasi darurat seperti ini, aspek keselamatan harus diutamakan. Oleh karena itu, PLN melakukan pemadaman listrik di area terdampak banjir hingga kondisi dinyatakan aman. Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan ini dan terus bekerja keras agar proses pemulihan dapat dilakukan dengan cepat setelah air surut,” ujar Firman dalan keterangan resminya dikutip bekasiguide.com pada Kamis, 22 Januari 2025 malam.
Wilayah yang terdampak banjir dan mengalami pemadaman listrik meliputi Perumnas 3 Bekasi, Kel. Aren Jaya, Kel. Duren Jaya, Perum Permata Hijau, Pengasinan, Perum Nebraska Terrace Sukamekar, Perum Green Residence, Green Lavender Sukamekar.
Sebagai bagian dari upaya percepatan pemulihan, PLN telah melakukan sejumlah langkah strategis dengan melakukan Assessment kondisi infrastruktur kelistrikan di wilayah terdampak, Koordinasi dengan Pemerintah Setempat, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi untuk mendukung proses evakuasi warga dan pemulihan kelistrikan, Patroli kelistrikan secara berkala untuk memastikan keamanan jaringan sebelum dilakukan penyalaan Kembali, Pemulihan bertahap dengan mengutamakan wilayah yang sudah dinyatakan aman dari potensi risiko kelistrikan.
Sementara itu, General Manager PLN UID Jawa Barat, Sugeng Widodo, menyampaikan bahwa PLN terus berkoordinasi dengan tim teknis di lapangan untuk memastikan pemulihan berjalan dengan cepat dan aman.
“Begitu banjir surut, PLN segera melakukan pengecekan jaringan listrik dan memastikan seluruh peralatan dalam kondisi aman sebelum kembali menyalakan gardu yang sebelumnya dipadamkan. Keselamatan pelanggan dan petugas kami adalah prioritas utama dalam proses pemulihan ini,” tutup Sugeng.








