Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Berita

Dirut BPJS Ketenagakerjaan Tinjau Peserta Kecelakaan Kerja di RS EMC

×

Dirut BPJS Ketenagakerjaan Tinjau Peserta Kecelakaan Kerja di RS EMC

Sebarkan artikel ini

Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Saiful Hidayat bersama Direktur Pelayanan Trisna Sonjaya mendatangi dua peserta yang sedang menjalani perawatan di RS EMC Pekayon, Kota Bekasi pada Rabu 4 Maret 2026.

Kehadiran jajaran direksi ini bertujuan memastikan proses pengobatan berjalan lancar dan seluruh hak peserta terpenuhi tanpa hambatan biaya.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

Salah satu peserta, Reki Muhamad Saprial (62), yang bekerja sebagai pengemudi ojek online, mengalami kecelakaan saat bertugas pada 4 Februari 2026. Insiden tersebut menyebabkan cedera serius hingga kaki kirinya harus diamputasi. Hingga kini, ia telah dirawat selama hampir satu bulan dengan total biaya pengobatan mencapai Rp442 juta dan masih terus bertambah sesuai kebutuhan medis.

Reki diketahui telah terdaftar sebagai peserta aktif sejak November 2025 melalui program perlindungan pekerja rentan yang diinisiasi Pemerintah Provinsi Jawa Barat di bawah kepemimpinan Gubernur Dedi Mulyadi. Melalui skema Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), seluruh biaya perawatan ditanggung penuh sesuai indikasi medis tanpa batas plafon.

Saiful menyampaikan bahwa langkah jemput bola ini merupakan bagian dari komitmen institusi dalam memberikan perlindungan menyeluruh kepada pekerja. Ia menegaskan bahwa BPJS Ketenagakerjaan tidak hanya memproses klaim, tetapi juga melakukan pendampingan sejak awal kejadian hingga tahap pemulihan.

“Kami ingin memastikan setiap peserta mendapatkan pelayanan terbaik dan tidak terbebani persoalan biaya saat menghadapi risiko kerja. Negara harus hadir memberikan rasa aman,” ujarnya.

Selain pembiayaan medis, peserta juga memperoleh manfaat berupa santunan Sementara Tidak Mampu Bekerja (STMB), santunan cacat, serta dukungan alat bantu seperti kursi roda, kruk, dan kaki palsu untuk menunjang proses rehabilitasi dan persiapan kembali bekerja.

“Manfaat ini bukan sekadar angka, tetapi jaminan keberlangsungan hidup bagi pekerja dan keluarganya,” tambah Saiful.

Manajemen turut mengajak para pekerja informal dan rentan untuk segera mendaftarkan diri sebagai peserta. Pemerintah saat ini memberikan insentif keringanan iuran sebesar 50 persen bagi peserta Bukan Penerima Upah (BPU), sebagai upaya memperluas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan di masyarakat.

“Momentum ini harus dimanfaatkan. Jangan menunggu musibah datang baru menyadari pentingnya perlindungan,” tegasnya.

Example 120x600
Berita

“Listrik bukan sekadar menghadirkan penerangan, tetapi juga membuka kesempatan. Ketika listrik hadir di suatu wilayah, masyarakat memiliki akses yang lebih besar terhadap pendidikan, aktivitas ekonomi, layanan publik, hingga berbagai peluang yang dapat meningkatkan kualitas hidup. Karena itu, pemerataan akses listrik menjadi bagian penting dalam mendorong pembangunan yang lebih inklusif,” ujar Muhammad Joharifin dalam keterangan resminya dikutip bekasigude.com, Jumat 07 Agustus 2026.

Berita

“Melalui Light Up The Dream, kami ingin memastikan bahwa kehadiran listrik dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Bagi kami, setiap rumah yang kini dapat menikmati listrik secara mandiri bukan sekadar penyalaan sambungan listrik, tetapi juga hadirnya kesempatan untuk menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih aman, nyaman, dan produktif. Semoga listrik yang hari ini menyala di rumah Bapak Jaenudin dapat memberikan manfaat dan menjadi awal bagi kehidupan keluarga yang semakin baik,” tutur Firman dalam keterangan resminya dikutip bekasiguide.com, Jumat 07 Agustus 2026.

Berita

“Benar, Satreskrim Polres Metro Bekasi telah mengamankan lima orang terduga pelaku pengeroyokan yang terjadi di Jalan Inspeksi Kalimalang, Desa Wangunharja, Kecamatan Cikarang Utara. Saat ini para terduga pelaku masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut,” kata AKP Aliyani dikutip Bekasiguide.com, Jumat 31 Juli 2026.

Berita

“Melalui program Light Up The Dream, kami ingin memastikan bahwa kehadiran PLN tidak hanya dirasakan melalui layanan kelistrikan, tetapi juga melalui kepedulian yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Sambungan listrik mandiri ini diharapkan dapat menghadirkan rasa aman dan nyaman bagi Ibu Rohimah beserta keluarga, sekaligus mendukung aktivitas sehari-hari agar menjadi lebih baik dan produktif,” ungkap Firman dalam keterangan resminya dikutip pada Jumat 31 Juli 2026.

Berita

“Kami berharap bantuan ini dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari para santri sehingga mereka dapat lebih fokus dalam belajar dan menghafal Al-Qur’an. Dukungan ini juga menjadi wujud kepedulian insan PLN terhadap tumbuhnya generasi yang berilmu, berakhlak mulia, dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat di masa mendatang,” tutur Firman dikutip bekasiguide.com, Kamis 30 Juli 2026.