Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Berita

Menteri LH: Pencarian Korban Longsor Sampah Bantargebang Dilakukan 24 Jam

×

Menteri LH: Pencarian Korban Longsor Sampah Bantargebang Dilakukan 24 Jam

Sebarkan artikel ini

Pemerintah masih terus melakukan pencarian korban akibat longsor sampah di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Kota Bekasi. Hingga saat ini, tim gabungan telah mengevakuasi empat korban dari lokasi kejadian.

Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, mengatakan proses pencarian korban dilakukan secara maksimal oleh tim gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, Basarnas, dan pemerintah daerah.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

“Korban yang sampai hari ini berhasil dievakuasi ada empat jiwa. Namun pencarian terus dilakukan karena masih ada indikasi beberapa truk yang tertimbun dan belum berhasil ditemukan,” kata Hanif dikutip Bekasiguide.com, Senin 10 Maret 2026.

Ia menjelaskan, berdasarkan laporan pengelola TPST Bantargebang, hujan deras yang terjadi sebelumnya berhenti sekitar pukul 23.30 WIB. Namun longsoran sampah baru terjadi sekitar pukul 14.30 WIB saat aktivitas di area tersebut masih berlangsung.

“Pada rentang waktu itu biasanya masih ada aktivitas. Karena itu kami masih menelusuri kemungkinan adanya korban lain yang belum terdeteksi,” ujarnya.

Hanif menegaskan, tim gabungan akan terus melakukan pencarian tanpa henti hingga seluruh korban yang kemungkinan tertimbun dapat ditemukan.

“Pencarian akan dilakukan selama 24 jam oleh tim gabungan dari Polda, TNI, Kodam, dan Basarnas. Kita sepakat pencarian tidak boleh berhenti sampai semuanya bisa dipastikan,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Hanif juga menyoroti kondisi pengelolaan sampah di TPST Bantargebang yang dinilai sudah sangat berisiko. Menurutnya, tempat pembuangan tersebut masih menggunakan sistem open dumping, padahal praktik tersebut seharusnya sudah dihentikan sesuai amanat Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah.

Ia menyebut TPST Bantargebang telah beroperasi sejak 1989 dan diperkirakan menampung lebih dari 80 juta ton sampah dengan volume sekitar 2,5 hingga 3 juta ton setiap tahunnya.

“Ini harus menjadi pelajaran pahit bagi kita semua untuk segera berbenah dalam penanganan sampah, khususnya di Jakarta,” kata Hanif.

Example 120x600
Berita

“Selama bulan September ini, sekurang-kurangnya KSPI di tingkat nasional tidak merencanakan aksi. Tetapi di beberapa daerah kemungkinan tetap ada penyampaian aspirasi terkait Upah Minimum 2027 dan RUU Pelindungan Ketenagakerjaan,” ujar Said dikutip Bekasiguide.com, Jumat 11 September 2026.

Berita

“Melalui Light Up The Dream, kami ingin listrik tidak hanya hadir sebagai layanan, tetapi juga membawa manfaat yang benar-benar dirasakan oleh masyarakat. Kami berharap sambungan listrik mandiri ini dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi Ibu Tarmi beserta keluarga, sekaligus memudahkan berbagai aktivitas sehari-hari di rumah. Semoga hadirnya listrik ini dapat menjadi awal yang baik untuk meningkatkan kualitas kehidupan keluarga,” ujar Firman dikutip bekasiguide.com, Jumat 11 September 2026.

Berita

“Harapan kita ini kemudian bisa mencairkan hal-hal yang saat ini memang sedang diperjuangkan oleh teman-teman buruh dalam revisi Undang-Undang Cipta Kerja yang harus diketuk pada tanggal 30 Oktober nanti harus sudah tuntas,” kata Sigit dikutip Bekasiguide.com, Jumat 11 September 2026.

Berita

“Melalui YBM PLN UP3 Bekasi, kami ingin terus menghadirkan kepedulian yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Kami berharap bantuan sembako ini dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari sekaligus mendukung Sekolah Alam Tunas Mulia dalam menjalankan perannya sebagai ruang pendidikan dan tumbuh kembang bagi anak-anak di kawasan TPST Bantargebang. Semoga kebersamaan dan kepedulian ini dapat terus terjaga serta membawa kebaikan bagi semakin banyak masyarakat,” tutur Firman, Kamis 10 September 2026.