Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Berita

Islamic Centre Bekasi Didorong Tetap Jadi Sentra Syiar Islam

×

Islamic Centre Bekasi Didorong Tetap Jadi Sentra Syiar Islam

Sebarkan artikel ini

Islamic Centre Bekasi diharapkan tetap menjadi sentra dalam syiar Islam sebagaimana cita-cita almaghfur lah KH Noer Alie, ulama sekaligus pendiri Islamic Centre Bekasi.

Ketua Dewan Pembina Islamic Centre Bekasi, H. Ahmad Syaikhu, mengatakan KH Noer Alie memiliki peran strategis dalam membangun dan memperkuat syiar Islam di Bekasi. Karena itu, semangat perjuangan tersebut harus terus dijaga oleh para pengurus dan pegiat di Islamic Centre.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

“Islamic Centre Bekasi harus tetap menjadi sentra syiar Islam. Itu adalah ruh dan cita-cita almaghfur lah KH Noer Alie,” ujar Ahmad Syaikhu dalam kegiatan Penyaluran Zakat Maal dan Buka Puasa Bersama Yayasan Nurul Islam KH Noer Alie Islamic Centre Bekasi dikutip bekasiguide.com, Senin 09 Maret 2026.

Ia menegaskan, perjuangan dalam mengembangkan Islamic Centre tidak selalu mudah. Namun para pengurus diminta tetap menjaga komitmen dalam melanjutkan amanah tersebut.

“Para pejuang di Islamic Centre jangan ada kata menyerah. Lelah boleh, tetapi menyerah jangan. Karena ini amanah yang kita emban,” katanya.

Ketua Yayasan Nurul Islam Islamic Centre Bekasi, Heri Sukomartono, menambahkan bahwa masih banyak hal yang dapat dilakukan untuk memperbaiki dan mengembangkan Islamic Centre Bekasi ke depan.

“Masih banyak hal yang bisa kita lakukan untuk perbaikan,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Bekasi, H. Abdul Harris Bobihoe, menyatakan Pemerintah Kota Bekasi akan terus meningkatkan kolaborasi dengan Islamic Centre Bekasi, termasuk dalam mendukung penyelesaian pembangunan masjid di kawasan tersebut.

“Kami akan terus meningkatkan kolaborasi dengan Islamic Centre agar ke depan bisa lebih baik, termasuk dalam menyelesaikan pembangunan masjid,” kata Harris.

Acara tersebut turut dihadiri sejumlah tokoh dan undangan, di antaranya Ketua MUI Kota Bekasi KH Syaifudin Siroj, Ketua DMI KH Jaja Jaelani, Ketua Baznas Nurul Akmal, serta para tokoh masyarakat dan pengurus Islamic Centre Bekasi.

Example 120x600
Berita

“Kami melihat adanya kebutuhan yang terfragmentasi, di mana masyarakat harus berpindah-pindah tempat antara bekerja dan bersantai. Hal ini tidak hanya memakan waktu, tetapi juga memecah fokus dan merusak momentum produktivitas. Outbreak Signature hadir sebagai solusi dengan menghadirkan ruang yang memungkinkan transisi aktivitas secara seamless,” ujar Raja kepada wartawan termasuk bekasiguide.com, Jumat 10 April 2026.

Berita

“Kami memastikan warga negara asing yang terdampak situasi di kawasan Timur Tengah tetap dapat memperoleh layanan keimigrasian sesuai ketentuan yang berlaku. Melalui layanan ITKT ini, kami ingin memberikan kepastian hukum sekaligus kemudahan bagi mereka yang mengalami kendala perjalanan internasional,” ujar Anggi.

Berita

“Kami menyadari bahwa masyarakat yang beraktivitas di dekat jaringan listrik memiliki risiko potensi bahaya yang lebih tinggi. Oleh karena itu, kami merasa perlu untuk memberikan sosialisasi dan edukasi akan potensi bahaya listrik. Dengan edukasi ini, kami berharap masyarakat dapat lebih waspada dan mengetahui cara aman berinteraksi dengan jaringan listrik,” ungkap Firman dikutip bekasiguide.com, Senin 06 April 2026.