Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Berita

KPU Kota Bekasi Terima 1,8 Juta Surat Suara Pilkada

×

KPU Kota Bekasi Terima 1,8 Juta Surat Suara Pilkada

Sebarkan artikel ini
KPU Kota Bekasi Terima Logistik Surat Suara Pilkada 2024

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bekasi menerima distribusi surat suara untuk Pemilihan Calon Walikota dan Wakil Wali Kota Bekasi pada Pilkada 2024.

Ketua KPU Kota Bekasi, Ali Syaifa menerangkan sebanyak 1.876.239 surat suara telah sampai di gudang logistik KPU Kota Bekasi pada Sabtu 2 November 2024 lalu.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

“KPU Kota Bekasi telah menerima dua jenis surat suara surat suara pilgub dan pilwalkot, masing-masing KPU Kota Bekasi telah menerima 1.876.239 lembar Surat Suara untuk pilgub dan pilwalkot,” kata Ali.

Ali menjelaskan, bahwa KPU Kota Bekasi akan memulai proses sortir lipat dan hitung (sorliptung) surat suara pada Selasa 5 November. Proses pelipatan dan penghitungan surat suara diperkirakan akan memakan waktu selama sepekan.

” Yang hitungan dalam kalkulasi kami pelaksanaan sortir lipat itu akan dilaksanakan akan memakan waktu selama sepekan,” jelas dia.

Seperti diketahui, Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Bekasi akan berlangsung pada tanggal 27 November 2024 mendatang. Masyarakat diharapkan dapat menggunakan hak suaranya untuk memilih Calon Kepala Daerah pilihannya di Pilkada 2024.

Example 120x600
Berita

“Kami melihat adanya kebutuhan yang terfragmentasi, di mana masyarakat harus berpindah-pindah tempat antara bekerja dan bersantai. Hal ini tidak hanya memakan waktu, tetapi juga memecah fokus dan merusak momentum produktivitas. Outbreak Signature hadir sebagai solusi dengan menghadirkan ruang yang memungkinkan transisi aktivitas secara seamless,” ujar Raja kepada wartawan termasuk bekasiguide.com, Jumat 10 April 2026.

Berita

“Kami memastikan warga negara asing yang terdampak situasi di kawasan Timur Tengah tetap dapat memperoleh layanan keimigrasian sesuai ketentuan yang berlaku. Melalui layanan ITKT ini, kami ingin memberikan kepastian hukum sekaligus kemudahan bagi mereka yang mengalami kendala perjalanan internasional,” ujar Anggi.

Berita

“Kami menyadari bahwa masyarakat yang beraktivitas di dekat jaringan listrik memiliki risiko potensi bahaya yang lebih tinggi. Oleh karena itu, kami merasa perlu untuk memberikan sosialisasi dan edukasi akan potensi bahaya listrik. Dengan edukasi ini, kami berharap masyarakat dapat lebih waspada dan mengetahui cara aman berinteraksi dengan jaringan listrik,” ungkap Firman dikutip bekasiguide.com, Senin 06 April 2026.