Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi membutuhkan panti khusus lanjut usia (lansia) untuk menampung dan memberikan pendampingan bagi warga lanjut usia yang terlantar maupun tidak lagi mampu hidup mandiri.
Kepala Dinas Sosial Kota Bekasi, Robert TP Siagian, membenarkan kebutuhan tersebut. Selama ini, penanganan lansia terlantar masih mengandalkan rumah singgah yang memiliki keterbatasan kapasitas dan layanan.
“Beruntung kita kadang dibantu relawan atau swasta dalam menangani masalah sosial, baik ODGJ maupun lainnya,” kata Robert dikutip bekasiguide.com, Kamis 15 Oktober 2026.
Dinas Sosial Kota Bekasi juga memiliki Tim Reaksi Cepat (TRC) untuk merespons berbagai persoalan sosial, termasuk membantu warga sakit yang terlantar dan membutuhkan penanganan.
Anggota TRC Dinas Sosial Kota Bekasi, Ahmad Baihaqi, mengatakan keberadaan panti lansia dapat menjadi solusi untuk menampung warga lanjut usia yang terlantar. Namun, karena belum memiliki fasilitas tersebut, lansia yang membutuhkan penanganan harus dirujuk ke panti di daerah lain.
“Ya, Alhamdulillah, semoga segera ada panti lansia ini di Kota Bekasi,” ujarnya.
Robert dan Ahmad menyampaikan hal tersebut saat menghadiri takziah di Yayasan Zamrud Biru, Kamis (15/10/2026). Salah seorang pendiri sekaligus pengasuh yayasan panti jiwa tersebut, H. Amir Budiarso, meninggal dunia.
Robert mengatakan, keberadaan yayasan sosial seperti Zamrud Biru selama ini turut membantu pemerintah dalam menangani persoalan sosial masyarakat.
“Kami juga sangat terbantu dengan yayasan panti jiwa seperti Zamrud Biru ini. Kolaborasi pemda dan yayasan sosial diharapkan semakin optimal dalam membantu masyarakat,” katanya.
