Peristiwa

Raket Padel Seharga Rp28 Juta Dicuri, Pelaku Masuk Saat Kondisi Sepi

Sebuah raket padel merek Babolat x Lamborghini yang disebut bernilai sekitar Rp28 juta dicuri dari Lions Padel Society, Jalan Raya Pekayon, Kelurahan Jakasetia, Bekasi Selatan, Kota Bekasi. Pencurian terjadi saat kondisi lokasi sedang sepi pada Senin 31 September 2026 pukul 05.00 WIB.

Front Office tempat padel tersebut, Falda, mengatakan pencurian terjadi sekitar pukul 05.05 WIB. Saat itu, kondisi di lokasi relatif sepi karena aktivitas bermain telah selesai dan petugas sedang memasuki pergantian shift.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

Menurut Falda, sebelum kejadian pencurian, terdapat seorang perempuan yang sempat datang ke lokasi dan diduga berupaya mengambil barang. Namun, aksi tersebut gagal setelah keberadaannya diketahui petugas.

Dua hari kemudian, perempuan tersebut diduga kembali datang ke lokasi. Saat itu, salah satu petugas Front Office sedang izin pulang sekitar pukul 05.02 WIB. Sementara petugas lainnya terdiri dari seorang security dan cleaning service.

Falda menuturkan, perempuan tersebut datang dengan berjalan kaki dari arah Superindo menuju area padel. Setelah masuk ke dalam, pelaku kemudian menuju area Front Office dan mengambil paket berisi raket.

“Dia langsung masuk ke dalam Front Office, langsung ngambil paket raket kita,” kata Falda dikutip Bekasiguide.com, Rabu 23 September 2026.

Falda menyebut kondisi lokasi saat kejadian memang sedang sepi. Pergantian shift petugas sendiri biasanya dilakukan sekitar pukul 06.00 WIB.

“Karena sedang pergantian shift. Aktivitas bermain juga sudah selesai. Pergantian shift kami berlangsung pukul 06.00 WIB,” jelas Falda.

Atas kejadian tersebut, pihak tempat padel telah melaporkan kasus pencurian raket tersebut kepada polisi. Falda mengatakan pelaku dalam kasus tersebut telah diamankan oleh pihak kepolisian.

 

Peristiwa

“Ada beberapa berkas, memang saya belum menghitung, tetapi cukup banyak. Jadi, diperiksa dokumennya, semua yang ada di sistem. Yang tercatat secara virtual juga kita sampaikan kepada mereka, termasuk hard copy. Kami tadi sudah serah terima dokumen yang kami miliki di Bapenda. Semua kita sampaikan kepada mereka,” kata Solikhin dikutip Bekasiguide.com, Kamis 17 September 2026.

Exit mobile version