Berita

Buku Abah Dahlan Urat Nadi Perlawanan Menjaga Nalar Arus Bawah, Diluncurkan

Sejumlah tokoh menghadiri peluncuran buku Abah Dahlan, Urat Nadi Perlawanan Menjaga Nalar Arus Bawah, di Ponpes Daarul Fikri, Cikarang Barat, Minggu (28/6/2026).

Buku ini mempertegas bahwa sukses bukan ditentukan oleh tingginya jenjang pendidikan yang ditempuh seseorang.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

Abah Dahlan adalah bukti nyata. Meski tak lulus SMEA ia berjuang sampai mampu mengukir karya mendirikan tiga lembaga pendidikan. Dengan cara dan gayanya, Abah Dahlan layak disebut sukses. Kisahnya jelas terrekam dalam buku ini.

KH. M Dahlan, alias Abah Dahlan adalah tokoh pejuang gerakan Islam asal Warung Bambu, Telaga Murni, Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi. Sepak terjangnya dalam memperjuangkan Islam tetap “hidup” meski jasadnya sudah terkubur di liang lahat.

Potret gerakannya “membumikan” ajaran Islam terekam dalam sebuah buku ini. Mengambil judul: Abah Dahlan Urat Nadi Perlawanan Menjaga Nalar Arus Bawah, buku ini resmi diluncurkan, di Pesantren Terpadu Darul Fikri, Telaga Murni, Cikarang Barat, Minggu (28/6/2026).

Buku setebal 225 halaman ini ditulis oleh putra biologis sekaligus anak kandung Abah Dahlan (sapaan akrab alm KH. M Dahlan), yaitu Dr. KH. Ahmad Husein Dahlan, Lc., MA.

Sejumlah tokoh nasional, seperti mantan pengawas KPK, Abdullah Hehamahua dan mantan Presiden PKS Ahmad Syaikhu, hadir dalam peluncuran buku yang dihelat di Gedung Baitul Quran, Ponpes Daril Fikri, Cikarang Barat. Hadir juga Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bekasi Budi Muhammad Mustafa.

Bagi sang penulis, sosok Abah Dahlan, bukan sekedar ayah. Lebih dari itu. Abah Dahlan berperan besar menjadi pembimbing, pembina, guru sekaligus panutan yang menginspirasi, baik dalam dunia pendidikan maupun dalam gerakan Islam di Kabupaten Bekasi.

“Beliau memerintah tapi tidak memaksa. Beliau mendidik tapi tidak menggurui. Beliau juga mengajarkan kami disiplin yang ketat,” ungkap pendiri Ponpes Darul Fikri, Cikarang Barat ini.

Putri sulung Abah Dahlan, Zuhriah Dahlan memberi kesaksian atas ajaran beliau yang patut diteladani dan ditiru bagi keluarga dan para “muhibbinnya”.

“Ajaran silaturahminya, kami rasa masih patut diteladani dan diteruskan sampai sekarang,” ujar Zuhriah.

Putri keenam Abah Dahlan, Murtaqiatusholihat, memberi kesaksian lain tentang kedisiplinan saat belajar membaca Alquran. “Saat bacaan Alquran kami belum lancar, Abah mendisiplinjan bacaan Quran. Kalau belum lancar, satu pekan kami tidak boleh pindah bacaan ke surat lain,” ungkap perempuan yang akrab disapa Muti ini.

Soal kepemimpinan Abah Dahlan, Abdullah Hehamahua menyebut beliau sebagai sosok yang cerdas. Meski bukan lulusan sarjana, Abah Dahlan justru piawai memimpin para sarjana. Bahkan memiliki jaringan lintas nasional.

Diketahui, Abah Dahlan di antara tokoh Islam Kabupaten yang mampu menggerakkan massa Islam untuk mengadvokasi suara umat Islam untuk kaum tertindas. Antara lain menyuarakan Aksi Bela Palestina.

Semasa hidupnya, Abah Dahlan juga dikenal sebagai pendiri Forum Umat Islam Bekasi (FUIB), Gerakan Himpunan Anak Muda Masjid (Hamas), pendiri Yayasan Pendidikan Islam Al ‘Imaroh (YPIA) dan Yayasan Qobasat Annur (YQN).

Berita

“Melalui Light Up The Dream, kami ingin memastikan bahwa kehadiran listrik benar-benar dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Sambungan listrik mandiri bukan hanya memberikan penerangan, tetapi juga menghadirkan rasa aman dan kenyamanan bagi keluarga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Kami berharap listrik yang kini dapat dinikmati Bapak M Husin dan keluarga menjadi energi yang mendukung kehidupan yang lebih baik serta menumbuhkan harapan untuk masa depan,” tutur Firman dalam keterangannya dikutip bekasiguide.com, Jumat 21 Agustus 2026.

Berita

“Bagi kami, setiap anak berhak mendapatkan perhatian, dukungan, dan kesempatan untuk tumbuh dengan sehat serta penuh percaya diri. Melalui Khitanan Ceria 2026, YBM PLN Bekasi ingin hadir lebih dekat dengan anak-anak berkebutuhan khusus dan keluarganya, tidak hanya melalui layanan kesehatan, tetapi juga dengan menghadirkan suasana yang nyaman, hangat, dan penuh kebahagiaan. Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat sekaligus meninggalkan pengalaman positif bagi anak-anak dan keluarga,” ungkap Firman dikutip bekasiguide.com, Rabu 19 Agustus 2026.

Berita

“Dalam semangat Dirgahayu Republik Indonesia, PLN ingin menghadirkan layanan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Melalui promo Merdeka Daya Diskon Tambah Daya 50 persen ini, kami berharap pelanggan dapat memenuhi kebutuhan listriknya dengan lebih hemat sehingga aktivitas di rumah, usaha, maupun kegiatan produktif lainnya dapat berjalan lebih nyaman. Ini merupakan bagian dari komitmen PLN untuk terus memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh pelanggan,” ujar Firman dalam keterangan resminya dikutip bekasiguide.com, Selasa 18 Agustus 2026.

Exit mobile version