Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Berita

PLN Cikarang Imbau Masyarakat Jaga Jarak Aman 3 Meter dan Hindari Aktivitas Berisiko Dekat Jaringan Listrik

×

PLN Cikarang Imbau Masyarakat Jaga Jarak Aman 3 Meter dan Hindari Aktivitas Berisiko Dekat Jaringan Listrik

Sebarkan artikel ini

PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Cikarang terus memperkuat upaya edukasi keselamatan ketenagalistrikan kepada masyarakat. PLN mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi bahaya kelistrikan serta memahami pentingnya menjaga jarak aman dari jaringan dan instalasi listrik.

Berbagai aktivitas masyarakat, mulai dari pembangunan, penggunaan alat berat, kegiatan budaya, hingga aktivitas di ruang terbuka, perlu memperhatikan keberadaan jaringan listrik agar terhindar dari risiko kecelakaan yang dapat membahayakan keselamatan jiwa.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

Sepanjang tahun 2026, PLN UP3 Cikarang secara aktif melaksanakan sosialisasi keselamatan ketenagalistrikan kepada masyarakat, pelajar, instansi pemerintah, serta berbagai pemangku kepentingan di wilayah kerja guna meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya budaya keselamatan listrik.

Manager PLN UP3 Cikarang, Wiedhyarno Arief Wicaksono, mengatakan bahwa edukasi keselamatan ketenagalistrikan merupakan langkah preventif yang terus dilakukan PLN melalui sosialisasi langsung kepada masyarakat, sekolah-sekolah, serta berkolaborasi dengan pemerintah kecamatan dan desa.

“Kami mengimbau masyarakat untuk memperhatikan ketentuan jarak aman dari jaringan listrik, menghindari aktivitas yang berpotensi bersinggungan dengan jaringan listrik, serta segera melaporkan apabila menemukan kondisi infrastruktur kelistrikan yang berpotensi membahayakan,” ujar Wiedhyarno dalam keterangan resminya dikutip bekasiguide.com, Rabu 03 Juni 2026.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa berdasarkan standar keselamatan ketenagalistrikan, masyarakat perlu menjaga jarak aman minimal 3 meter dari jaringan listrik tegangan rendah maupun jaringan tegangan menengah, baik secara horizontal maupun vertikal.

“Kami masih sering menjumpai bangunan, material konstruksi, maupun aktivitas masyarakat yang berada terlalu dekat dengan jaringan listrik. Masyarakat juga tidak diperkenankan memindahkan kabel listrik secara mandiri. Selain itu, setiap kegiatan yang melibatkan kendaraan maupun peralatan berukuran tinggi harus memperhitungkan keberadaan jaringan listrik di lokasi kegiatan guna menghindari risiko kecelakaan,” ungkapnya.

Selain itu, PLN mendorong masyarakat untuk berperan aktif sebagai mitra keselamatan dengan melaporkan potensi bahaya kelistrikan melalui aplikasi PLN Mobile maupun Contact Center PLN 123 yang siaga selama 24 jam.

Kapolres Metro Bekasi, Kombes Pol. Sumarni, menyampaikan bahwa Polres Metro Bekasi bersama PLN UP3 Cikarang terus memperkuat koordinasi dalam mengedukasi masyarakat terkait keselamatan ketenagalistrikan.

“Sinergi yang baik antara Polres Metro Bekasi dan PLN Cikarang menjadi langkah penting untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesadaran masyarakat terhadap bahaya kelistrikan. Kami mengajak masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan, menjaga jarak aman dari jaringan listrik, dan menghindari aktivitas yang berpotensi menimbulkan risiko kecelakaan,” kata Sumarni.

General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jawa Barat, Sugeng Widodo, menegaskan bahwa budaya keselamatan harus menjadi kesadaran bersama yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan, termasuk masyarakat.

“Keselamatan ketenagalistrikan merupakan fondasi penting dalam mewujudkan pelayanan kelistrikan yang andal, aman, dan berkualitas. PLN terus berupaya meningkatkan standar keselamatan infrastruktur kelistrikan sekaligus memperluas edukasi kepada masyarakat. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadi bagian dari budaya keselamatan ini, karena pencegahan kecelakaan akan lebih efektif apabila dilakukan secara bersama-sama,” ungkap Sugeng.

Example 120x600
Berita

“Kehadiran kepolisian harus memberikan manfaat yang nyata. Dalam situasi seperti ini, kecepatan merespons harus berjalan seiring dengan ketepatan tindakan. Masker menjadi perlindungan awal yang dapat langsung digunakan oleh masyarakat,” kata Kholis, dikutip Bekasiguide.com, Minggu 6 September 2026.

Berita

“Melalui program Light Up The Dream, kami ingin menghadirkan manfaat listrik secara langsung bagi masyarakat yang selama ini belum memiliki sambungan listrik mandiri. Kami berharap penyalaan listrik di kediaman Bapak Enin dapat memberikan rasa aman dan nyaman, sekaligus mendukung berbagai aktivitas keluarga sehari-hari. Bagi kami, setiap sambungan listrik yang terwujud bukan hanya menghadirkan terang, tetapi juga membawa kemudahan dan harapan baru bagi keluarga penerima manfaat.” ungkap Firman, Jumat 04 September 2026.

Berita

“Kita harus bisa mewaspadai penyakit yang baru muncul atau emerging disease. Dengan perubahan iklim, mungkin ada beberapa jenis virus yang selama ini tidak berkembang. Begitu ada perubahan iklim, virus tersebut bisa berkembang dan menyebar,” ujar Sriyanto dikutip Bekasiguide.com, Kamis 3 September 2026.