Berita

Peternak Hewan Kurban di Bekasi Berdayakan Mantan Narapidana Jadi Pekerja Kandang

Di balik ramainya penjualan hewan kurban menjelang Idul Adha 2026, sebuah peternakan di Desa Sumberjaya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi memberi kesempatan kedua bagi para mantan narapidana untuk kembali bekerja dan menjalani hidup yang lebih baik. Mereka kini dipercaya merawat ribuan hewan kurban, mulai dari membersihkan kandang hingga mencari pakan ternak setiap hari.

Pemilik peternakan, Syaiful Nyamat, mengatakan saat ini terdapat sekitar 37 pekerja yang membantu merawat ribuan hewan ternak di kandangnya. Sebagian di antaranya merupakan mantan narapidana yang telah bebas

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

“Di sini ada mantan narapidana yang sudah bebas, kita pekerjakan untuk merawat kandang dan mencari rumput,” kata Syaiful dikutip Bekasiguide.com, Selasa 19 Mei 2026.

Menurutnya, pemberdayaan tersebut dilakukan agar para mantan narapidana memiliki pekerjaan tetap dan bisa kembali diterima di lingkungan masyarakat. Mereka dilibatkan dalam berbagai aktivitas peternakan mulai dari membersihkan kandang, mencari pakan hingga merawat hewan kurban.

Menjelang Idul Adha, aktivitas di peternakan meningkat seiring tingginya permintaan hewan kurban. Syaiful mengaku penjagaan dan perawatan kandang juga diperketat agar ribuan hewan tetap dalam kondisi sehat.

“Kalau menjelang Idul Adha kita lebih perketat penjagaan dan perawatan,” ujarnya.

Selain memberdayakan pekerja, peternakan tersebut juga memastikan seluruh hewan kurban rutin diperiksa kesehatannya oleh Dinas Peternakan Kabupaten Bekasi dan Provinsi Jawa Barat untuk memastikan bebas dari penyakit mulut dan kuku (PMK).

Di tengah tingginya permintaan hewan kurban tahun ini, Syaiful berharap usahanya tidak hanya menjadi tempat jual beli ternak, tetapi juga membawa manfaat sosial bagi masyarakat sekitar.

“Harapannya semua diberi keberkahan dan kesehatan, baik pedagang maupun masyarakat yang berkurban,” tutupnya.

Berita

“Kehadiran kepolisian harus memberikan manfaat yang nyata. Dalam situasi seperti ini, kecepatan merespons harus berjalan seiring dengan ketepatan tindakan. Masker menjadi perlindungan awal yang dapat langsung digunakan oleh masyarakat,” kata Kholis, dikutip Bekasiguide.com, Minggu 6 September 2026.

Berita

“Melalui program Light Up The Dream, kami ingin menghadirkan manfaat listrik secara langsung bagi masyarakat yang selama ini belum memiliki sambungan listrik mandiri. Kami berharap penyalaan listrik di kediaman Bapak Enin dapat memberikan rasa aman dan nyaman, sekaligus mendukung berbagai aktivitas keluarga sehari-hari. Bagi kami, setiap sambungan listrik yang terwujud bukan hanya menghadirkan terang, tetapi juga membawa kemudahan dan harapan baru bagi keluarga penerima manfaat.” ungkap Firman, Jumat 04 September 2026.

Berita

“Kita harus bisa mewaspadai penyakit yang baru muncul atau emerging disease. Dengan perubahan iklim, mungkin ada beberapa jenis virus yang selama ini tidak berkembang. Begitu ada perubahan iklim, virus tersebut bisa berkembang dan menyebar,” ujar Sriyanto dikutip Bekasiguide.com, Kamis 3 September 2026. 

Berita

“Melalui YBM PLN Bekasi, kami ingin terus menghadirkan kepedulian yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Bantuan sembako ini merupakan bentuk dukungan kepada para santri agar mereka dapat terus menjalani proses belajar dan menghafalkan Al-Qur’an dengan penuh semangat. Kami berharap program yang dilaksanakan secara berkelanjutan ini dapat membantu meringankan kebutuhan sehari-hari sekaligus menjadi penyemangat bagi para santri dalam menuntut ilmu,” tutur Firman dikutip bekasiguide.com, Rabu 02 September 2026.

Exit mobile version