Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Peristiwa

Insiden Kereta di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi

×

Insiden Kereta di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi

Sebarkan artikel ini

Perjalanan kereta api di wilayah Bekasi Timur mengalami gangguan usai insiden yang melibatkan kereta api pada Senin malam (27/4/2026) sekitar pukul 20.52 WIB. Peristiwa tersebut terjadi di emplasemen Stasiun Bekasi Timur KM 28+920.

PT KAI Daerah Operasi 1 Jakarta menjelaskan, gangguan dipicu peristiwa tertempernya rangkaian PLB 5568A (CL KPB–CKR) oleh PLB 4B atau KA Argo Bromo Anggrek.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

Akibat kejadian tersebut, sejumlah perjalanan kereta api di lintas Bekasi Timur terdampak dan mengalami keterlambatan.

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo menyampaikan permohonan maaf kepada pengguna jasa atas ketidaknyamanan yang terjadi.

“Saat ini kami bersama pihak kepolisian tengah melakukan evakuasi rangkaian serta penanganan korban di lokasi. Kami berupaya maksimal agar operasional perjalanan segera kembali normal,” ujarnya.

KAI memastikan petugas telah bergerak cepat di lapangan untuk melakukan pengamanan lokasi serta berkoordinasi dengan pihak terkait guna mempercepat proses evakuasi.

Sebagai langkah pengamanan, aliran listrik aliran atas (LAA) di lintas Cibitung–Bekasi Timur serta area emplasemen Bekasi Timur untuk sementara dinonaktifkan.

Hingga saat ini, penyebab pasti kejadian dan jumlah perjalanan kereta yang terdampak masih dalam proses investigasi. Informasi terbaru akan terus diperbarui.

Example 120x600
Peristiwa

“Pengungkapan ini berawal dari informasi masyarakat. Setelah dilakukan penyelidikan, petugas mengamankan dua orang pria beserta barang bukti yang diduga berkaitan dengan penyalahgunaan narkotika jenis sabu,” kata Aliyani dikutip Bekasiguide.com, Jumat 23 Oktober 2026. 

Peristiwa

“Kami telah meminta keterangan para pihak dan menelusuri informasi yang diperoleh. Setiap fakta kami periksa secara objektif, termasuk pengakuan yang bersangkutan mengenai bagaimana kucing itu terlepas, sehingga penanganannya didasarkan pada keterangan yang dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Verdika dikutip Bekasiguide.com, Sabtu 17 Oktober 2026.

Peristiwa

“Tim SAR gabungan melakukan pencarian dengan membagi personel menjadi tiga SRU. SRU pertama menggunakan perahu karet dan SRU kedua menggunakan perahu rafting, masing-masing melakukan penyisiran sejauh 200 meter dari lokasi kejadian. Sementara itu, SRU ketiga melakukan pencarian secara visual melalui jalur darat dengan area penyisiran hingga satu kilometer dari titik lokasi kejadian,” ujar Bobby dikutip Bekasiguide.com, Jumat 16 Oktober 2026.

Peristiwa

“Dalam kejadian tersebut, AZ diduga menodongkan pistol jenis airgun kepada korban sambil berkata, “Serahin handphonenya.”pelaku kemudian melepaskan satu kali tembakan ke arah atas sebelum meninggalkan tempat kejadian perkara (TKP). Korban sempat mengejar para pelaku sambil berteriak meminta pertolongan,” jelas Kapolres dikutip Bekasiguide.com, Kamis 15 Oktober 2026.

Peristiwa

“PUSPAGA Kota Bekasi memiliki komitmen yang kuat dalam perlindungan korban dan saksi. Kami sebenarnya sudah menyiapkan skema pencegahan dini, baik terkait kebutuhan psikologis maupun perlindungan hukum,” kata Resa dikutip Bekasiguide.com, Kamis 15 Oktober 2026.