Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Peristiwa

Pegawai Ayam Geprek di Bekasi Ditemukan Tewas di Dalam Freezer

×

Pegawai Ayam Geprek di Bekasi Ditemukan Tewas di Dalam Freezer

Sebarkan artikel ini

Warga Perumahan Megaregency, Desa Sukaragam, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi, digegerkan dengan penemuan jasad seorang pria di dalam freezer kios ayam geprek, Minggu 29 Maret 2026.

Korban diketahui bernama Abdul Hamid (40), yang selama ini menjaga kios dan sesekali membantu aktivitas berjualan.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

Penemuan mayat itu bermula saat pemilik kios berinisial AL (38) pulang dari kampung halaman usai mudik Lebaran. Ia mengaku baru tiba di Bekasi pada Jumat malam (27/3/2026) sekitar pukul 00.00 WIB.

“Saya enggak tahu kejadiannya seperti apa, karena posisi lagi pulang kampung. Saya sampai sini sekitar jam 12 malam,” ujar AL dikutip Bekasiguide.com, Senin 30 Maret 2026.

Setibanya di Bekasi, AL sempat menghubungi para karyawannya yang sebelumnya juga pulang kampung. Namun hingga malam, tidak ada satu pun yang datang ke kios.

“Tadinya karyawan sudah pada ngechat katanya menuju ke sini, tapi ternyata enggak ada kabar. Saya tanya, katanya belum ada yang datang,” katanya.

Keesokan harinya, Sabtu pagi (28/3/2026), AL mendatangi kios untuk mengecek kondisi tempat usahanya sekaligus bersiap kembali berjualan. Saat itu, ia melihat kios masih dalam keadaan tertutup.

“Saya pagi ke sini nengok ruko, dari celah kecil buat ngintip. Ternyata belum ada yang pada balik,” ujarnya.

Karena kios masih terkunci, AL kemudian meminta bantuan untuk membuka paksa pintu kios. Ia mengaku saat itu hendak menyiapkan bahan dagangan seperti biasa.

“Saya suruh orang buat bongkar, karena mau jualan. Mau motong ayam buat hari ini,” ucapnya.

Namun saat memeriksa freezer di dalam kios, AL justru menemukan bungkusan mencurigakan yang tertutup selimut. Saat dibuka menggunakan pisau, ia melihat sesuatu yang diduga bagian tubuh manusia.

“Pas saya periksa freezer, ada bungkusan pakai selimut. Saya coba buka pakai pisau, ternyata ada kulit seperti kulit manusia,” ungkapnya.

Temuan itu membuat AL panik dan langsung melapor ke polisi.

“Saya langsung kabur ke Polsek bikin laporan, karena posisi saya panik,” katanya.

Setelah petugas datang ke lokasi dan melakukan pemeriksaan, bungkusan tersebut dipastikan berisi jasad Abdul Hamid.

“Pas dibuka sama polisi, ternyata mayat. Korban itu yang jaga di sini,” ujar AL.

Menurut AL, korban bukan merupakan pegawai tetap, tetapi selama ini kerap membantu menjaga kios dan ikut berjualan.

“Dia bukan karyawan tetap, tapi penjaga ruko. Kadang bantu jualan juga,” tuturnya.

Tak hanya itu, AL juga mengaku kehilangan dua unit sepeda motor yang biasa berada di lokasi.

“Saya lihat motor juga hilang dua. Dugaan awal saya seperti itu,” katanya.

Saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab kematian korban serta mendalami kemungkinan adanya unsur tindak pidana dalam kasus tersebut.

Example 120x600
Peristiwa

“Pengungkapan ini berawal dari informasi masyarakat. Setelah dilakukan penyelidikan, petugas mengamankan dua orang pria beserta barang bukti yang diduga berkaitan dengan penyalahgunaan narkotika jenis sabu,” kata Aliyani dikutip Bekasiguide.com, Jumat 23 Oktober 2026. 

Peristiwa

“Kami telah meminta keterangan para pihak dan menelusuri informasi yang diperoleh. Setiap fakta kami periksa secara objektif, termasuk pengakuan yang bersangkutan mengenai bagaimana kucing itu terlepas, sehingga penanganannya didasarkan pada keterangan yang dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Verdika dikutip Bekasiguide.com, Sabtu 17 Oktober 2026.

Peristiwa

“Tim SAR gabungan melakukan pencarian dengan membagi personel menjadi tiga SRU. SRU pertama menggunakan perahu karet dan SRU kedua menggunakan perahu rafting, masing-masing melakukan penyisiran sejauh 200 meter dari lokasi kejadian. Sementara itu, SRU ketiga melakukan pencarian secara visual melalui jalur darat dengan area penyisiran hingga satu kilometer dari titik lokasi kejadian,” ujar Bobby dikutip Bekasiguide.com, Jumat 16 Oktober 2026.

Peristiwa

“Dalam kejadian tersebut, AZ diduga menodongkan pistol jenis airgun kepada korban sambil berkata, “Serahin handphonenya.”pelaku kemudian melepaskan satu kali tembakan ke arah atas sebelum meninggalkan tempat kejadian perkara (TKP). Korban sempat mengejar para pelaku sambil berteriak meminta pertolongan,” jelas Kapolres dikutip Bekasiguide.com, Kamis 15 Oktober 2026.

Peristiwa

“PUSPAGA Kota Bekasi memiliki komitmen yang kuat dalam perlindungan korban dan saksi. Kami sebenarnya sudah menyiapkan skema pencegahan dini, baik terkait kebutuhan psikologis maupun perlindungan hukum,” kata Resa dikutip Bekasiguide.com, Kamis 15 Oktober 2026.