PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) Sales and Operation Region II (SOR II) melalui Area Bekasi melaksanakan gas in atau pengaliran gas bumi perdana ke RS Budi Lestari, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi. Pengaliran gas bumi ini menjadi langkah strategis untuk mendukung operasional rumah sakit ibu dan anak yang beroperasi selama 24 jam.
Pada tahap awal, kebutuhan gas bumi diproyeksikan mencapai sekitar 432 meter kubik per bulan. Energi tersebut disalurkan melalui jaringan pipa untuk menunjang operasional dapur, laundry, serta sistem pendukung lainnya agar layanan kepada pasien berjalan lebih efisien dan stabil.
General Manager PGN SOR II, Iwan Yuli Widyastanto, menyampaikan sektor kesehatan menjadi prioritas pengembangan layanan PGN karena membutuhkan pasokan energi yang andal.
“Rumah sakit membutuhkan energi stabil untuk menjaga mutu dan keselamatan layanan. Kami berharap pemanfaatan gas bumi dapat mendukung optimalisasi pelayanan kesehatan di RS Budi Lestari,” ujarnya.
Ia menambahkan, penyaluran gas bumi juga menjadi bagian dari komitmen PGN menghadirkan energi yang lebih efisien biaya sekaligus rendah emisi.
Sementara itu, Pjs Area Head PGN Bekasi, Amin Hidayat, memastikan proses pengaliran gas dilakukan sesuai standar keselamatan operasional.
“Kami memastikan seluruh tahapan berjalan aman dan akan melakukan monitoring serta pendampingan teknis secara berkala,” jelasnya dalam keterangan resminya dikutip bekasiguide.com, Rabu 25 Februari 2026.
Direktur RS Budi Lestari, Titi Anggraeni Nasution, mengapresiasi kerja sama dengan PGN dalam pemanfaatan gas bumi untuk operasional rumah sakit.
Menurutnya, penggunaan gas bumi diharapkan mampu meningkatkan efisiensi operasional sekaligus memperkuat ketahanan energi rumah sakit, dengan potensi penghematan biaya hingga 60 persen terutama pada instalasi gizi dan layanan laundry.
Di wilayah Bekasi, PGN saat ini telah melayani lebih dari 23.000 pelanggan yang terdiri dari sektor komersial, industri, pelanggan kecil, hingga rumah tangga di sejumlah kawasan seperti Margahayu, Perumnas 1–3, Rawa Lumbu, Kranggan, Bekasi Selatan, dan New Rawa Lumbu.
Gas bumi PGN mengalir selama 24 jam tanpa memerlukan penyimpanan tabung, bertekanan rendah sehingga lebih aman, serta menghasilkan emisi lebih rendah dibandingkan bahan bakar konvensional.
Ke depan, PGN akan terus memperluas layanan gas bumi ke berbagai fasilitas pelayanan publik dan sektor strategis lainnya sebagai bagian dari komitmen menghadirkan energi yang aman, efisien, dan berkelanjutan bagi masyarakat.








